Jateng

Wakil Rakyat Desak PT TMJ Segera Perbaiki Kerusakan Infrastruktur Terdampak Banjir

×

Wakil Rakyat Desak PT TMJ Segera Perbaiki Kerusakan Infrastruktur Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini
Wakil Rakyat Kabupaten Semarang meminta PT Trans Marga Jateng (TMJ) menggunakan dana CSR-nya untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur
Wakil Rakyat Kabupaten Semarang meminta PT Trans Marga Jateng (TMJ) menggunakan dana CSR-nya untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

Termasuk juga satu pondok pesantren yang bangunannya sudah tidak dapat berfungsi lagi. Hal ini karena lantainya ambrol dan saat ini para santrinya juga di ungsikan di rumah pengasuh pondok.

Oleh karena itu, Isroatun akan mengawal terus proses- proses untuk menyelesaikan persoalan yang sudah terjadi di lingkungan Dusun Pancuran tersebut. “Saat ini warga masih bisa bersabar, namun juga menghendaki agar secepatnya ada penyelesaian,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Bawen, Aris Setyawan mengatakan, peninjauan lapangan oleh instansi terkait hari ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa banjir yang terjadi pada 31 Desember 2025 lalu. Yang mana mengakibatkan kerusakan di Desa Kandangan dan Desa Polosiri.

“Sehingga pada tanggal 6 Januari 2026 kemarin telah terlaksana pertemuan. Serta masing-masing pihak telah menyepakati untuk pengecekan lapangan dan dijadwalkan pada hari ini,” jelasnya.

Aris juga menyampaikan dari kegiatan hari ini sudah ada titik terang dan ada beberapa kewenangan yang nanti akan sehera dilaksanakan. Dari BBWS Pemali-Juana terkait kewenangan sungai.

BACA JUGA: Update Banjir Bandang di Guci Tegal: Pancuran 13 Rusak Parah, BPBD Jateng Pastikan Nihil Korban Jiwa

Demikian halnya denga PT TMJ yang akan mengupayakan di kawasan hulunya yang dekat dengan jalan tol akan segera pihaknya benahi. Sedangkan adanya dampak kerusakan juga pihaknya upayakan untuk perbaikan.

“Tetapi kami belum bisa memastikan apakah itu nanti dari dana CSR atau bukan, tentunya masih melihat perkembangannya dan komitmen PT TMJ nanti,” tegasnya.

Sebelumnya, setelah sekian tahun diam, warga Dusun Pancuran, Kabupaten Semarang buka suara soal banjir yang masih mereka alami.

Warga mengaku, sebelumnya lingkungan Dusun Pancuran tidak pernah terdampak banjir. Namun sejak ada jalan tol Semarang- Solo, di wilayah Kecamatan Bawen rumah mereka setiap tahun kebanjiran akibat limpasan air sungai. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp