Program tersebut bertujuan memperkuat pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika hingga tingkat desa dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Menurut Ngesti, ancaman narkoba tidak hanya merusak masa depan generasi muda. Akan tetapi, juga dapat menghambat pembangunan daerah apabila tidak ԁitangani secara serius.
“Apabila generasi muda sudah terjerat dalam peredaran dan ketergantungan penyalahgunaan narkoba, sembuhnya akan sulit dan masa depannya juga akan semakin suram,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan upaya pencegahan narkoba membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
“Karena narkoba adalah musuh kita bersama,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





