Jateng

Zulhas Tinjau Pasar Simongan, Pastikan Stok Pangan Awal 2026 Aman

×

Zulhas Tinjau Pasar Simongan, Pastikan Stok Pangan Awal 2026 Aman

Sebarkan artikel ini
Zulhas Tinjau Pasar Simongan, Pastikan Stok Pangan Awal 2026 Aman
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau Pasar Simongan Semarang untuk mengetahui stok pangan dan harga pasca Nataru. (Ellya/beritajateng.tv)

Menurut Miskan, mahalnya harga ayam sempat berlangsung hampir setengah tahun dan cukup memberatkan pedagang maupun pembeli. Kondisi tersebut membuat penjualan tersendat karena daya beli masyarakat menurun.

“Mahalnya itu lama sekali, hampir setengah tahun. Pusing juga pedagang ayam, jualannya susah masuk karena harganya tinggi,” tuturnya.

Meski demikian, tidak semua pedagang merasakan stabilitas harga yang sama. Ratih, pedagang sembako di pasar tersebut, menyebut beberapa komoditas masih mengalami fluktuasi harga, terutama minyak goreng, gula, dan beras.

“Telur sempat naik, gula pasir dan minyak juga naik. Minyak ini sekarang sekitar Rp18.000, dulu masih Rp16.000. Stoknya juga agak susah. Beras juga naik, dulu bisa ambil langsung dari Bulog, sekarang sudah tidak,” kata Ratih.

Keluhan serupa disampaikan Ratiah, pedagang sembako lainnya. Ia menilai momen libur panjang turut memicu naik turunnya harga sejumlah komoditas, termasuk cabai.

“Harganya naik turun. Cabai setan masih Rp65.000. Bawang merah dan putih juga di sekitar Rp45.000, sempat naik saat tahun baru,” ungkapnya.

Dari sisi pembeli, Bu Agus Widarto berharap pemerintah terus menjaga stabilitas harga agar masyarakat tidak terbebani, terutama di awal tahun. Ia mengaku datang ke Pasar Simongan untuk membeli ayam dan bumbu dapur.

“Harganya semoga bisa stabil. Ini kan habis momen tahun baru, biasanya harga naik. Mudah-mudahan segera normal lagi,” ujarnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran