SEMARANG, beritajateng.tv – Tak sama dengan PPDB Reguler SMA/K, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah mengungkap kuota PPDB Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri tahun ajaran 2024/2025.
Kabid Pembinaan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Sunarto menyebut PPDB SLB Negeri akan berlangsung secara luring atau offline.
“Memang secara khusus dan regulasinya juga khusus, maka PPBD SLBN tidak secara daring tapi luring. Dilakukan di setiap satuan pendidikan masing-masing,” ujar Sunarto saat beritajateng.tv temui langsung di kantornya, belum lama ini.
Alasannya, tutur Sunarto, setiap calon peserta didik memiliki pendekatan yang berbeda sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
BACA JUGA: Kuota PPDB SMA/SMK di Jateng Bertambah 3 Ribu Kursi, Ini Rincian Jalur Lainnya
Adapun jumlah siswa per rombongan belajar, kata dia, berbeda setiap tingkatannya.
“SDLB per rombel ada 5 anak, SMPLB per rombel 8 anak, dan SMALB per rombel ada 8 anak,” jelasnya.
Kendati sudah ada ketentuan jumlah siswa per rombelnya, namun Sunarto menyebut kelas bisa berjalan jika anak yang terdaftar kurang dari kuota rombel.
“Yang terjadi di lapangan banyak kekhususan. Misalnya rombel ditentukan maksimal 5, tapi kenyataan di hasil assesment anaknya hanya 2. Ya sudah 2 anak itu ikut rombel,” papar Sunarto.
Khusus anak disabilitas yang hasil assesment-nya memungkinkan mereka menjadi siswa reguler, tutur Sunarto, akan dimasukkan ke sekolah negeri biasa.
“Maka mereka akan jadi siswa inklusif. Mereka akan belajar di SD/SMP/SMA/SMK reguler itu,” sambungnya.
Empat Wilayah di Jawa Tengah yang Tak Miliki SLB Negeri
Saat ini, Sunarto mengungkap ada 41 SLB Negeri yang tersebar di kabupaten/kota Jawa Tengah.
“Ada 41 SLB Negeri dan 147 SLB Swasta. Totalnya ada 188 satuan pendidikan SLB di Jawa Tengah,” terangnya.
Setiap kabupaten/kota, tutur Sunarto, memiliki masing-masing sedikitnya satu SLB Negeri. Namun, kata dia, ada beberapa kabupaten/kota yang tak tersedia SLB Negeri.
BACA JUGA: Kapan PPDB SD-SMP 2024 Kota Semarang? Simak Jalur dan Rincian Kuotanya





