SEMARANG, beritajateng.tv – Kondisi kesehatan baterai atau battery health menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna iPhone. Pasalnya, persentase battery health iPhone dapat menurun seiring waktu dan masa pemakaian.
Secara alami, baterai iPhone akan mengalami penurunan kapasitas akibat proses penuaan kimiawi. Namun, kebiasaan pengguna yang kurang tepat dapat membuat battery health iPhone turun lebih cepat dan memengaruhi kemampuan perangkat dalam menyimpan daya.
Persentase battery health iPhone umumnya berada di angka 80 hingga 100 persen. Sementara itu, angka di bawah 80 persen menunjukkan bahwa kemampuan baterai dalam menyimpan daya sudah tidak lagi optimal.
Lantas, apa saja kebiasaan yang dapat membuat battery health iPhone cepat turun? Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
1. Sering Pakai iPhone di Suhu Panas
Paparan temperatur tinggi menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai iPhone.
Perangkat iPhone untuk bekerja secara optimal pada rentang suhu sekitar 16 hingga 22 derajat Celcius. Sementara itu, penggunaan perangkat pada suhu di atas 35 derajat Celcius dapat meningkatkan risiko kerusakan kapasitas baterai secara permanen.
BACA JUGA: Naik Semua, Ini Update Terbaru Harga iPhone Juli 2026 di Indonesia
Pengguna sebaiknya tidak menggunakan iPhone di bawah paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama. Selain itu, hindari meninggalkan iPhone di dalam mobil yang terparkir pada siang hari karena suhu di dalam kendaraan dapat meningkat dengan cepat.
2. Main Game Sambil Ngecas
Kebiasaan bermain game atau menjalankan aplikasi berat saat iPhone sedang dalam pengisian daya juga dapat memengaruhi kondisi baterai.
Aktivitas tersebut membuat perangkat bekerja lebih keras dan berpotensi meningkatkan suhu iPhone secara signifikan. Jika dilakukan terus-menerus, panas berlebih dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai.
Karena itu, pengguna disarankan menghindari aktivitas berat ketika perangkat sedang mengisi daya. Jika iPhone terasa panas saat dicas, pengguna juga dapat melepas casing untuk membantu mengurangi panas yang terperangkap di dalam perangkat.
3. Mengisi Daya hingga 100 Persen Nonstop
Pengguna juga dapat mengoptimalkan kebiasaan pengisian daya untuk membantu menjaga kesehatan baterai iPhone.
Mengisi daya hingga sekitar 80 persen dinilai dapat membantu mengurangi beban tegangan pada baterai lithium-ion. Kebiasaan ini terutama dapat diterapkan ketika perangkat baru saja digunakan untuk menjalankan aplikasi berat.
Pada iOS 13 dan versi lebih baru, Apple juga telah menyediakan fitur Optimized Battery Charging yang dapat membantu mengoptimalkan proses pengisian daya berdasarkan kebiasaan pengguna.
Fitur tersebut dapat ditemukan melalui menu pengaturan baterai pada iPhone. Dengan fitur ini, sistem dapat menyesuaikan proses pengisian daya untuk membantu mengurangi waktu perangkat berada dalam kondisi terisi penuh.
4. Simpan iPhone dalam Kondisi Baterai 0 Persen
Kebiasaan lain yang perlu kamu hindari adalah menyimpan iPhone dalam kondisi baterai benar-benar habis, terutama jika perangkat tidak akan kamu gunakan dalam waktu lama.
Untuk penyimpanan jangka panjang, pengguna bisa menyisakan daya baterai sekitar 50 persen. Membiarkan perangkat dalam kondisi kosong dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko baterai kehilangan kemampuan untuk menyimpan daya.
Oleh karena itu, sebelum menyimpan iPhone untuk waktu yang cukup lama, pastikan kapasitas baterainya berada pada tingkat yang memadai.
5. Menggunakan Cas Tidak Sesuai
Pemilihan pengisi daya juga menjadi salah satu hal penting untuk menjaga kondisi baterai iPhone.
Pengguna baiknya menggunakan pengisi daya orisinal atau aksesori yang sesuai dengan standar keamanan dan kompatibilitas perangkat. Penggunaan aksesori pengisian daya yang tidak sesuai dapat berisiko menyebabkan masalah pada perangkat maupun baterai.
BACA JUGA: Harga iPhone Bekas iBox Solo 14 Oktober 2025: Alternatif Cerdas untuk Dapatkan iPhone Berkualitas
Selain memperhatikan pengisi daya, pengguna juga baiknya rutin memperbarui sistem operasi iOS. Pembaruan perangkat lunak dapat membawa peningkatan pada sistem manajemen daya dan membantu perangkat bekerja lebih efisien.
Dengan menghindari kebiasaan yang dapat memicu panas berlebih dan menerapkan pola pengisian daya yang tepat, pengguna dapat membantu menjaga battery health iPhone agar tetap optimal lebih lama. (*)





