SEMARANG, beritajateng.tv – Baru diresmikan September 2024 lalu, Tol Solo-Jogja disambut baik oleh masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub), yang beritajateng.tv terima Sabtu, 28 Desember 2024, sebanyak 30.976 kendaraan masuk ke Jawa Tengah lewat Tol Solo-Jogja pada 25 Desember 2024, bertepatan dengan Hari Raya Natal. Data itu masuk per Kamis, 26 Desember 2024.
Sementara pada 23 Desember 2024, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah lewat Tol Solo-Jogja mencapai 15.987. Angka itu menurun pada 24 Desember 2024, sejumlah 11.012 kendaraan. Tol Solo-Jogja sudah mulai padat oleh kendaraan per 22 Desember 2024, dengan jumlah kendaraan masuk ke Jawa Tengah sejumlah 4.403.
Jika ditotal, sebanyak 62.378 kendaraan masuk ke Jawa Tengah melalui Tol Solo-Jogja pada 22-25 Desember 2024.
BACA JUGA: Buka Fungsional Gratis 20 Desember–2 Januari 2025, Ini Jam Operasional Tol Solo-Prambanan
Angka kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui Tol Solo-Jogja lebih besar ketimbang kendaraan yang keluar Jawa Tengah. Pada 25 Desember, tercatat sejumlah 25.708 kendaraan keluar Jawa Tengah melalui Tol Jogja-Solo. Sementara pada 23 Desember ada 15.767 kendaraan yang keluar Jawa Tengah.
Pada 24 Desember, angka kendaraan yang keluar Jawa Tengah melalui Tol Solo-Jogja turun menjadi 10.697.
Lebih lanjut, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah lebih banyak melalui Gerbang Tol (GT) Prambanan, yakni sejumlah 28.944.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah lewat GT Banyudono sejumlah 15.270, lewat GT Klaten sebanyak 10.927, dan GT Polanharjo sebanyak 7.237 kendaraan.
Khawatir penumpukan kendaraan di GT Prambanan
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyebut pergerakan kendaraan yang melintasi Tol Solo-Jogja memang cukup tinggi. Terlebih, kata Henggar, hadirnya Tol Solo-Jogja membuat jarak tempuh dari Jawa Tengah menuju DI Yogyakarta jadi lebih cepat.
“Pernah dalam sehari yang lewat Tol Solo-Jogja itu sampai 11 ribu kendaraan. Semua kendaraan ini keluarnya lewat Tol Prambanan,” ungkap Henggar melalui sambungan telepon, Sabtu, 28 Desember 2024.
Kendati begitu, Henggar mewaspadai kendaraan yang keluar dari GT Prambanan. Alasannya, ia takut terjadi penumpukan kendaraan.
“Yang kita waspadai betul itu semua kendaraan yang keluar Prambanan, khawatir terjadi penumpukan kendaraan, karena masuk Tol Prambanan menuju Klaten itu masih gratis, jadi banyak di minati, tapi yang Klaten ke Prambanan sudah berbayar,” ungkap Henggar.
Jalan Tol Prambanan-Klaten fungsional gratis hingga 2 Januari 2025
Terpisah, Korlantas Polri membuka Tol Prambanan-Klaten fungsional untuk mengurai kemacetan dan mendukung kelancaran lalu lintas.
Mengutip akun Instagram @korlantaspolri.ntmc, Minggu 22 Desember 2024, jalan Tol Prambanan-Klaten fungsional akan buka mulai 20 Desember 2024 sampai 2 Januari 2025.
BACA JUGA: Monggo! Tol Solo-Yogyakarta Segmen Kartasura-Klaten Masih Gratis: Cuma Tap Kartu E-Toll
Fungsional jalan bebas hambatan sepanjang 8,6 Km ini akan buka 12 jam mulai pukul 06.00 WIB – 18.00 WIB dan masih gratis.
Adapun bagi pengguna jalan yang melintas dari arah Solo, dapat memasuki jalur fungsional melalui GT Klaten dan keluar di GT Prambanan.
Sementara bagi pengguna jalan dari arah Yogyakarta, dapat melewati jalur nasional Solo-Yogyakarta dan masuk melalui GT Prambanan dan keluar melalui GT Klaten atau GT Banyudono jika ingin melanjutkan perjalanan ke Kartasura.
Meski tidak ada pungutan biaya, untuk melewati jalur fungsional, pengguna jalan tetap harus melakukan tapping kartu uang elektronik di GT Prambanan.
Tak hanya itu, pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima. Serta memperhatikan batas kecepatan dan konsumsi BBM atau listrik sudah terisi full sebelum memasuki jalan tol fungsional. (*)
Editor: Farah Nazila





