SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 63 ribu kendaraan menuju arah Jakarta telah melintasi Jawa Tengah (Jateng) hingga Jumat, 4 April 2025 malam.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Henggar Budi Anggoro, mengatakan, masih ada selisih kurang lebih 5 ribu kendaraan jika ia bandingkan dengan puncak mudik lebaran tahun ini.
Dinas Perhubungan Jateng bersama jajaran lintas sektoral, kata Hengga, tetap siaga menghadapi puncak arus balik Lebaran pada Minggu, 6 April 2025.
“Besok Minggu, 6 April 2025 pagi akan kami lakukan pengibaran bendera start dari Kalikangkung oleh Kapolri dan Menteri Perhubungan,” ungkap Henggar, Sabtu, 5 April 2025.
BACA JUGA: Lonjakan Kendaraan Arus Balik Terjadi di Tol Semarang-Solo Jateng, Tak Ada Kemacetan
Henggar menerangkan, pergerakan arus balik Lebaran sudah mulai nampak sejak Jumat malam kemarin.
“Kita masih waspada, hari ini bisa saja hari ini naik,” papar Henggar.
Dishub Jateng siap amankan jalan non-tol dengan one way ke arah Jakarta
Perihal puncak arus balik, Henggar memprediksi akan terjadi pada tanggal 5 hingga 6 April 2025.
“Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik seperti arus mudik. Karena kita sudah lakukan beragam antisipasi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng tersebut.
Lebih lanjut, pihaknya juga siap mengamankan arus lalu lintas di jalan non-tol, ketika nantinya rekayasa penerapan one way ke arah Jakarta berlangsung guna mencegah kemacetan.
“Saat mudik kemarin banyak yang memanfaatkan one way untuk melakukan perjalanan,” lanjut dia.
BACA JUGA: Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran, BI Pastikan Pembayaran Nontunai di Tol Lancar
Tak hanya itu, transportasi umum seperti bus dan kereta api ia perkirakan akan mengalami peningkatan jumlah penumpang.
“Nanti yang dari Donohudan ada 22 bus. Kemudian yang dari terminal tipe A Pekalongan ada 15 bus, kalau kereta api kemarin semua nya full booked,” pungkas Henggar. (*)
Editor: Farah Nazila





