SEMARANG, beritajateng.tv – Jumlah penumpang yang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang selama tiga hari terakhir telah PT KAI Daop 4 Semarang rilis.
Hal ini berdasarkan data yang pihaknya rangkum sejak mulainya Posko Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Terhitung dari 21-23 Desember 2023, terdapat sekitar 79.272 penumpang KA yang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang.
Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, mengungkapkan bahwa puncak kedatangan penumpang terjadi pada Sabtu lalu dengan jumlah 29.538 orang.
BACA JUGA: Sambut Libur Nataru, KAI Daop 4 Tambah Rangkaian Gerbong Kereta, Siapkan 361 Ribu Tiket
“Kedatangan tertinggi berasal dari penumpang yang berasal dari Jakarta, Surabaya, dan Bandung,” ungkap Franoto, Minggu, 24 Desember 2023.
Sementara itu, jumlah penumpang yang naik kereta selama periode yang sama mencapai 77 ribu orang yang meninggalkan wilayah Daop 4.
“Dalam rentang waktu tersebut, penumpang naik terbanyak tercatat di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 25.275 orang. Diikuti oleh Stasiun Semarang Poncol dengan jumlah 23.554 penumpang. Stasiun Tegal sebanyak 9.038 penumpang, dan Stasiun Pekalongan sejumlah 6.529 penumpang,” tambahnya.
Ketersediaan tiket dan saran dari KAI Daop 4 Semarang
Meskipun begitu, terdapat informasi bahwa tiket kereta api untuk masa libur Nataru di wilayah Daop 4 Semarang masih tersedia dalam jumlah cukup banyak. Hingga Minggu, 24 Desember 2023, tingkat okupansi tiket masih mencapai sekitar 57 persen dari 361.248 tiket yang tersedia.
“KAI menganjurkan kepada masyarakat yang berencana berlibur menggunakan kereta api untuk segera memesan tiket. Karena, masih tersedia cukup banyak tiket KA untuk masa liburan Natal dan Tahun Baru,” tegas Franoto.
Adanya peningkatan arus lalu lintas di sekitar dan menuju ke stasiun-stasiun wilayah tersebut membutuhkan antisipasi bagi calon penumpang KA.
BACA JUGA: KAI Buka Posko Libur Nataru, Siapkan Transportasi Kereta Api Aman dan Nyaman
“Untuk menghindari keterlambatan, imbauan untuk calon penumpang agar mengatur waktu keberangkatannya dengan baik mengingat kepadatan lalu lintas di sekitar stasiun,” imbaunya.
KAI juga terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas saat melintasi perlintasan sebidang kereta api, terutama pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru, di mana frekuensi perjalanan KA meningkat.
“Kami mengingatkan kembali. Aturan melintas di perlintasan sebidang sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Dengan berhenti di rambu ‘STOP’, melakukan pengecekan kiri-kanan, dan hanya melintas jika yakin aman. Palang pintu, sirene, dan penjaga perlintasan hanya sebagai alat bantu keamanan. Keselamatan utamanya terletak pada tindakan sesuai aturan lalu lintas,” tandas Franoto. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





