Jateng

Agustina Berduka atas Kepergian Ayudiah Rivana, Atlet Pencak Silat Kota Semarang yang Berpulang

×

Agustina Berduka atas Kepergian Ayudiah Rivana, Atlet Pencak Silat Kota Semarang yang Berpulang

Sebarkan artikel ini
Agustina Berduka atas Kepergian Ayudiah Rivana, Atlet Pencak Silat Kota Semarang yang Berpulang
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti takziah ke rumah duka atlet Silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana di Banyumanik Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

Sementara itu, untuk kasus Ayudiah, Agustina mengaku belum menerima laporan resmi. Karena itu, ia belum dapat menyimpulkan apakah kematian atlet tersebut berkaitan langsung dengan cedera, tindakan operasi, atau faktor medis lainnya.

“Untuk yang silat, saya belum mendapatkan laporan yang resminya,” ujarnya.

Agustina Soroti Kesehatan Atlet di Tengah Cuaca Panas

Selain evaluasi teknis penyelenggaraan, Agustina meminta kondisi fisik atlet menjadi perhatian serius.

Menurutnya, cuaca panas dapat memengaruhi stamina dan kebutuhan energi atlet, terutama saat mengikuti pertandingan yang menguras tenaga.

Ia mendorong penyelenggara memperhatikan kecukupan asupan gizi, kebutuhan cairan, dan pemeriksaan kesehatan sebelum pertandingan. Dukungan tersebut perlu di sesuaikan dengan kebutuhan medis masing-masing atlet serta aturan olahraga yang berlaku.

“Dengan situasi cuaca seperti ini, kadang-kadang kondisi normal tidak cukup untuk menghadapi keadaan kalau cuacanya tidak sepanas ini. Ini kita diam saja, energi kita kemakan,” tuturnya.

Agustina menilai penyelenggara perlu memastikan atlet memperoleh makanan bergizi dan dukungan kesehatan yang memadai. Namun, pemberian vitamin atau asupan tambahan harus mengikuti ketentuan medis dan aturan olahraga, bukan makanan yang sembarangan.

Ia juga meminta penyelenggaraan pertandingan di Kota Semarang di periksa secara berulang untuk meminimalkan risiko cedera.

“Kemudian memastikan bahwa penyelenggaraan yang berada di tangan teman-teman di Kota Semarang itu dicek ulang dan ulang supaya kalau ada sesuatu tidak menyebabkan cedera,” katanya.

Ayudiah Cedera Saat Perempat Final

Sebelumnya, Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang, Nurfaqih, menjelaskan bahwa Ayudiah mengalami cedera saat menghadapi atlet Kabupaten Batang pada babak perempat final, Senin (26/10/2026).

Dalam pertandingan itu, jari tengah Ayudiah terkena tendangan hingga terluka dan mengeluarkan darah. Pemeriksaan rontgen, menurut Nurfaqih, tidak menemukan patah tulang, tetapi menunjukkan adanya pergeseran pada ruas jari.

“Jarinya terkena tendangan, kemudian berdarah. Ternyata, ruas-ruas jari tengahnya mengalami cedera dan tulangnya bergeser. Ketika dirontgen juga tidak ada patah. Hanya bergeser,” jelas Nurfaqih, Rabu (28/10/2026).