Setelah mengalami cedera, Ayudiah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian menjalani operasi di Rumah Sakit Primaya pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Nurfaqih mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, operasi tersebut berjalan lancar. Keluarga Ayudiah bahkan sempat memberi kabar bahwa tindakan medis telah selesai.
“Setelah dioperasi, operasinya berjalan lancar dan tidak ada masalah. Orang tuanya pada jam 19.30 juga sempat menyampaikan bahwa semuanya sudah selesai dan tidak ada masalah,” ujarnya.
Namun, pada Rabu pagi, Nurfaqih menerima kabar bahwa Ayudiah telah meninggal dunia. Informasi itu disampaikan langsung oleh ayah atlet tersebut.
“Pagi-pagi bapaknya mengabari kalau dia sudah tidak ada,” katanya.
Nurfaqih menyebut Ayudiah sebelumnya diketahui dalam kondisi sehat dan tidak memiliki penyakit bawaan berdasarkan informasi yang diketahuinya. Meski demikian, ia belum mengetahui penyebab pasti kematian atlet tersebut.
“Penyebabnya belum tahu. Masih kita telusuri,” pungkasnya. (*)





