Jateng

Agustina Histeris Lihat Gawang Semarang Kebobolan, Emas Porprov Jateng Lepas di Adu Penalti

×

Agustina Histeris Lihat Gawang Semarang Kebobolan, Emas Porprov Jateng Lepas di Adu Penalti

Sebarkan artikel ini
Agustina Histeris Lihat Gawang Semarang Kebobolan, Emas Porprov Jateng Lepas di Adu Penalti
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyaksikan langsung final Tim Sepak Bola Kota Semarang melawan Surakarta Porprov Jateng 2026 di Stadion Citarum Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Harapan Kota Semarang meraih medali emas sepak bola di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 harus kandas di babak adu penalti.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti yang menyaksikan langsung final di Stadion Citarum, Selasa (27/10/2026), sempat berteriak histeris saat gawang tim kebanggaannya kebobolan.

Gol Kota Surakarta pada menit ke-72 membuat Agustina dan para pendukung Semarang terkejut. Pemain bernomor punggung 9, Alvaro Dwi Santoso, berhasil membawa Surakarta unggul 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.

Agustina menyaksikan laga bersama Sekretaris Daerah Kota Semarang dan jajaran pengurus KONI. Mereka datang untuk memberikan dukungan langsung kepada para pemain yang berjuang merebut gelar juara.

BACA JUGA: Pemkot Semarang Anggarkan Rp121 Miliar untuk UHC 2026, 228 Ribu Warga Dibiayai Pemerintah 

Tertinggal satu gol, tim Sepak Bola Kota Semarang tidak menyerah. Para pemain terus meningkatkan tekanan dan mencari celah di pertahanan lawan.

Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-79. Striker Rafael Raya Saputra sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan menghidupkan kembali peluang Semarang untuk merebut medali emas.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin menegangkan. Kedua tim saling menyerang demi mencetak gol penentu, tetapi skor imbang bertahan hingga 90 menit waktu normal berakhir.

Tiga Penalti Semarang Gagal, Emas Melayang

Pertandingan final akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Pada babak ini, keberuntungan tidak berpihak kepada Kota Semarang.

Tiga penendang Semarang gagal mencetak gol setelah eksekusi mereka digagalkan kiper Kota Surakarta. Semarang pun kalah 1-3 dalam adu penalti dan harus puas membawa pulang medali perak.

Hasil tersebut mengakhiri perjuangan tim sepak bola Kota Semarang untuk meraih emas di hadapan pendukungnya sendiri. Meski sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal, Semarang gagal menuntaskan pertandingan dengan kemenangan.

Agustina mengaku tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu melaju hingga partai final. Ia juga menyampaikan selamat kepada Kota Surakarta yang berhasil merebut gelar juara.

“Kepada seluruh pemain Timnas Kota Semarang, yang akhirnya hanya meraih medali perak cabor sepak bola Porprov, jangan berkecil hati. Ini bukan akhir dari sebuah pencapaian. Terus bersemangat, dan terima kasih sudah berjuang untuk Kota Semarang,” kata Agustina seusai pertandingan.

Agustina Minta Pemain Tak Larut dalam Kekecewaan

Agustina meminta para pemain segera bangkit dan tidak larut dalam kekecewaan setelah gagal meraih emas. Menurutnya, pencapaian hingga babak final tetap menjadi hasil yang patut dihargai.

Medali perak tersebut menjadi bukti bahwa tim sepak bola Kota Semarang mampu bersaing hingga pertandingan penentuan. Pengalaman menghadapi Surakarta, termasuk tekanan saat adu penalti, harapannya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan performa pada kompetisi berikutnya.

Meski gelar juara lepas di depan mata, Agustina menegaskan bahwa perjuangan para pemain untuk membawa nama Kota Semarang tetap layak mendapat apresiasi. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp