SEMARANG, beritajateng.tv – Pastikan Rest Area jadi tempat beristirahat yang nyaman pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pantau kesiapan rest area ruas tol Semarang-Solo.
Tak hanya pos pelayanan, kesiapan petugas juga menjadi sasaran pengecekan gubernur Ahmad Luthfi saat menyambangi di Rest Area KM 429 A Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa 23 Desember 2025.
Di rest area ini, gubernur yang didampingi Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy dan Direktur Utama (Dirut) PT TMJ, Prajudi juga menyempatkan untuk berdialog dengan para pengguna jalan tol.
Mereka mendatangi beberapa pengguna jalan yang kebetulan sedang beristirahat di salah satu gerai makanan untuk memberikan semangat dan menyampaikan pesan. Agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Dikonfirmasi usai melakukan pengecekan, Ahmad Luthfi menyampaikan, patokan dari jalan tol di wilayah Provinsi Jawa Tengah adalah reat area. Karena Jawa Tengah adalah titik lelah dan titik jenuh masyarakat yang melakukan perjalanan jauh di jalan tol.
BACA JUGA: SPPG Ledok Salatiga Tetap Salurkan MBG ke Dua Sekolah Saat Libur Nataru, Ini Menunya
Maka kesiapan rest area yang ada di ruas tol wilayah Jawa Tengah ini harus betul-betul siap. Agar dalam perjalan menuju dan ke daerah masing-masing bisa beristirahat dengan aman dan nyaman.
“Baik untuk keluarganya, kendaraannya dan juga pengemudinya untuk bisa memulihkan kondisi fisik pada saat merasa lelah sebelum kembali lagi untuk melakukan perjalanan jauh,” jelasnya.
Berikutnya, kata gubernur, dengan adanya rest area sebagai tempat beristirahat, maka UMKM juga akan hidup. Yang tidak kalah penting adalah lalu lintas keluar masuk rest area bisa dikelola dengan baik agar tidak menjadi pemicu kepadatan lalu lintas di dalam jalan tol.
Di sisi lain, pihak Ahmad Luthfi juga mengimbau agar masyarakat yang melakukan perjalanan jauh untuk mudik maupun pada saat kembali dari liburan nanti bisa mempersiapkan diri dengan baik.
Sehingga aktivitas perjalanan bisa aman dan lancar. “Ingat, keluarga menunggu di rumah, termasuk juga aktivitas pekerjaan atau rutinitas setelah masa liburan Nataru nanti,” tandas gubernur.
Direktur Utama PT TMJ, Prajudi juga mengingatkan, pada musim libur akhir tahun situasi arus lalu lintas akan meningkat. Demikian halnya dengan volume kendaraan yang melintas di dalam ruas jalan tol juga akan meningkat.
Untuk itu ia mengimbau agar jarak aman saat berkendara agar para pengendara perhatikan. Selain itu kondisi cuaca yang cenderung hujan juga menuntut kehati-hatian para pengendara.
BACA JUGA: Hadapi Nataru, Pemprov Jateng Mulai Buka Posko Terpadu
Sehingga pada saat berkendara dalam kondisi hujan deras tolong kurangi kecepatan, gunakan lampu utama, tetap menjaga jarak aman antar kendaraan dan apabila merasa letih jangan memaksakan diri untuk terus berkendara.
“Manfaatkan rest area di dalam jalan tol untuk beristirahat sejenak. Guna memmulihkan kondisi stamina dan juga mengembalikan konsentrasi berkendara agar perjalanan jauh tetap berkeselamatan,” ungkapnya.
Berdasarkan pengalaman, masihnkata Prajudi, kecelakaan lalunlintas di jalan tol, umumnya terjadi pada rentang waktu pukul 24.00 – 06.00 WIB. “Sehingga jika merasakan letih dan ngantuk pada jam-jam rawan tersebut pengendara bisa beristirahat sejenak,” tegas Prajudi. (*)
Editor: Farah Nazila





