SEMARANG, beritajateng.tv – Calon Gubernur Jawa Tengah Nomor Urut 2 Ahmad Luthfi mengatakan bahwa terdapat desa bernama Temparak yang berlokasi di ujung timur Jawa Tengah. Dari sana, ia menyoroti sejumlah permasalahan yang masyarakat desa alami. Khususnya para nelayan yang kesulitan mendapatkan solar subsidi dan mendapatkan harga ikan rendah.
Perihal Desa Temparak ini berawal dari Ahmad Luthfi menanyakan ke cagub Jateng nomor urut 01 Andika Perkasa soal desa-desa di ujung timur Jateng yang masih minim akses dan fasilitas.
Luthfi menyebut bahwa Jawa Tengah memiliki 7.810 desa dan 753 kelurahan. Ia bertanya tentang rencana Andika dalam meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah-wilayah yang terpencil.
“Ada hal yang menggelitik dari 7.810 desa, bahwa blank spot di 102 desa itu bisa terpenuhi dengan internet. Tapi bagaimana dengan desa-desa di ujung timur Jateng? Di sana ada Desa Temparak yang isinya nelayan,” ujar Luthfi dalam Debat Pilgub Jateng, Rabu, 30 Okober 2024 malam.
BACA JUGA: Ahmad Luthfi Mengaku Puas di Debat Pilgub Perdana: Bagus, Penuh Persahabatan
Namun, berdasarkan pemeriksaan fakta, tidak ada penemuan bukti administratif mengenai eksistensi desa bernama Temparak di ujung timur Jawa Tengah dalam data resmi pemerintah.
Dari penelusuran di mesin pencarian Google, terdapat desa bernama “Tembarak”. Desa tersebut berlokasi di Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung. Letaknya di bagian tengah Jawa Tengah, bukan di ujung timur.
Kecamatan Tembarak berbatasan dengan Kecamatan Tlogomulyo dan Temanggung di utara, Kecamatan Kranggan di timur, Kecamatan Selopampang di selatan, dan Kecamatan Tlogomulyo di barat.
Desa Tembarak sendiri merupakan salah satu dari 13 desa yang ada di Kecamatan Tembarak. Berdasarkan data laman resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung, desa tersebut berada di kawasan pegunungan, sehingga tidak memiliki akses ke wilayah pesisir atau laut.





