Selama unjuk rasa berjalan, ribuan mahasiwa yang hadir itu pun kompak menyanyikan lagu “Rasa Sayange” dengan modifikasi lirik.
“Rasa sayange, rasa sayang sayange, Prabowo-Gibran bengis, rasa sayang sayange,” seru ribuan mahasiswa yang hadir.
Seribu lebih polisi berjaga, Kapolrestabes Semarang jamin tak ada penggunaan senjata api
Guna mengamankan demo tersebut, sebanyak 1.167 polisi diterjunkan. Angka itu terungkap oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, dalam sebuah rilis resmi.
Pihaknya mengaku Polrestabes Semarang tak menggunakan senjata api selama mengamankan unjuk rasa. Ia pun mengaku telah meminta seluruh personil untuk mematuhi Prosedur Operasional Standar (SOP) guna menghadapi provokasi.
Hingga pukul 17.00, aksi unjuk rasa masih berlangsung. Mereka ingin perwakilan DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk menemui demonstran yang hadir. Namun, belum ada satu pun perwakilan DPRD yang menemui mereka. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




