Atas kejadian itu, Uswatun akan mengevaluasi plang nama kantor yang bertuliskan aksara Jawa lainnya.
“Semua tulisan di tempat publik yang ada tulisan aksara Jawanya itu segera kami cek, evaluasi, dan benahi. Selain Disdik nanti dicek semuanya, di sekolah, museum, dan taman budaya,” pungkas dia. (*)
Editor: Farah Nazila





