Jateng

Antisipasi Demo Anarkis, Pemkot Semarang Batalkan Resepsi HUT RI di Balaikota dan Siagakan Personel

×

Antisipasi Demo Anarkis, Pemkot Semarang Batalkan Resepsi HUT RI di Balaikota dan Siagakan Personel

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Demo Anarkis, Pemkot Semarang Batalkan Resepsi HUT RI di Balaikota dan Siagakan Personel
Pemkot Semarang batalkan event resepsi HUT Kemerdekaan RI ke -80 dan siagakan damkar dan personel Satpol PP di Balaikota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akhirnya membatalkan sejumlah kegiatan di Balaikota Semarang untuk menjaga kondusivitas lantaran banyak demo anarkis yang terjadi di sejumlah wilayah.

Salah satu kegiatan yang Pemkot Semarang batalkan yakni Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Halaman Balaikota.

Resepsi HUT Kemerdekaan RI ke-80 ini sedianya berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025 malam. Padahal, di Balaikota Semarang panggung megah telah berdiri, ada pula meja kursi tertata sedemikian rupa. Bahkan tenda-tenda makanan telah tegak berdiri di selasar parkiran gedung DPRD Kota Semarang.

Di halaman Balaikota Semarang, panggung megah satu persatu di bongkar, tampak satu mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satpol PP bersiaga. Ada pula K9 bersiaga sejak pukul 09.00 pagi.

BACA JUGA: Demo Mahasiswa UNDIP di Polda Jateng Semarang, Tuntut Penegakan HAM dan Transparansi Polisi

Plt Kepala Satpol PP Kota Semarang, Marthen Stefvanus Dacosta mengatakan, telah menerjunkan 40 personel untuk bersiaga di Balaikota Semarang.

“Ada 40 personel Satpol PP. Mereka berfokus di Balaikota Semarang sampai tiga hari kedepan,” ujar Marthen.

Menurut dia, hal ini merupakan upaya pengamanan dari Satpol PP lantaran banyak aksi anarkis demo yang terjadi di sejumlah daerah. Bahkan mengincar gedung-gedung pemerintahan.

“Pengamanan objek vital kami lakukan, tentunya dengan bantuan dari Polres lewat Polsek dan Kodim lewat Koramil. Ada juga Damkar serta Dinas Perhubungan,” kata dia.

Tak hanya upaya pengamanan melibatkan puluhan personel, pihaknya juga memperketat akses masuk ke Balaikota.

“Sementara ini, akses di Balaikota Semarang kami tutup. Ini sebagai antisipasi dari demo yang meluas dari Mapolda ke Gubernuran, sehingga objek vital seperti Balaikota juga kami jaga ketat,” papar dia.

Termasuk, lanjut dia, Pemkot Semarang yang akhirnya membatalkan resepsi HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Balaikota Semarang. K

“Kami jaga kondusivitas. Karena kondisinya, masyarakat sedang menyalurkan aspirasi lewat aksi demo. Sehingga kami, pemkot Semarang mengantisipasi hal ini,” imbuh dia.

Sementara untuk mobil pemadam kebakaran, pemkot Semarang telah menyiagakan lima unit yang bersiaga di empat titik.

Lima titik tersebut yaitu di Balaikota Semarang, di Gubernuran ada dua Damkar (bagian depan Belakang), Polrestabes Semarang dan Mapolda. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp