Gaya Hidup

Asyiknya Liburan di Night Market Ngarsopuro Solo, Berderet Wisata Kuliner hingga Atraksi Jalanan

×

Asyiknya Liburan di Night Market Ngarsopuro Solo, Berderet Wisata Kuliner hingga Atraksi Jalanan

Sebarkan artikel ini
Night Market Ngarsopuro
Ramainya pengunjung dan wisatawan saat menikmati malam di Night Market Ngarsopuro Solo. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SOLO, beritajateng.tv – Hiruk pikuk malam Kota Solo terasa berbeda saat menyusuri Night Market Ngarsopuro. Sepanjang koridor Jalan Gatot Subroto (Gatsu) terdapat deretan lapak UMKM, aroma kuliner khas, alunan musik jalanan, hingga pertunjukan seni menciptakan suasana hangat yang ramai namun tetap tertata.

Sementara koridor Ngarsopuro, Jalan Diponegoro, dihiasi lampu hias yang menggantung di atas jalan, berpadu dengan musik dan keramaian pengunjung. Tak heran jika kawasan ini kerap dijuluki sebagai “Malioboronya Surakarta” dan menjadi magnet wisata malam, baik bagi warga lokal maupun pelancong dari luar daerah.

Argadiraksa, pengunjung asal Solo sendiri, mengaku kehadiran Night Market Ngarsopuro memberi warna baru bagi wisata malam di Kota Bengawan. Menurutnya, pilihan hiburan malam di Solo sebelumnya masih terbatas.

“Sebagai masyarakat yang tinggal di Solo, cukup senang ya, karena ada alternatif tempat hang out malam hari. Di Solo kan memang wisata malamnya cuma beberapa, jadi Night Market Ngarsopuro ini bisa jadi pilihan,” ujarnya kepada beritajateng.tv belum lama ini.

Keramaian pengunjung yang memadati kawasan tersebut dinilai menjadi nilai tambah, khususnya bagi wisatawan yang berlibur di akhir pekan. Meski orang-orang sering membandingkan itu dengan Malioboro Yogyakarta, Argadiraksa menilai Ngarsopuro punya daya tarik tersendiri.

BACA JUGA: Opsen Pajak Kendaraan Dongkrak APBD, Penerimaan Kota Solo dan Semarang Naik di Atas 50 Persen

“Walaupun beda jauh sama Malioboro, tapi suasana ramainya cukup bagus. Wisatawan yang liburan di Solo jadi punya pilihan tempat yang asik buat jalan-jalan. Di sana lengkap, ada UMKM, makanan, oleh-oleh, sampai hiburan. Bisa dibilang one stop service,” katanya.

Meski begitu, ia mengaku tidak rutin berkunjung setiap minggu. Night Market Ngarsopuro lebih sering menjadi destinasi pilihan saat ingin keluar malam santai. Adapun spot favoritnya ialah berjalan menyusuri seluruh koridor Ngarsopuro hingga Jalan Gatot Subroto yang dipenuhi lampu serta aktivitas pengunjung.

Terkait dampak keramaian terhadap lalu lintas, Argadiraksa menilai hal tersebut bersifat subjektif. Ia pribadi tidak merasa terganggu karena masih banyak jalur alternatif yang bisa pengendara gunakan.

“Kalau soal terganggu itu personal. Banyak jalan lain yang bisa dilewati, jadi kalau saya sih tidak terlalu terganggu,” ucapnya.

Ia pun berharap ke depan Night Market Ngarsopuro bisa makin luas, baik dari sisi waktu operasional maupun area lokasi, agar masyarakat dan wisatawan bisa menikmati suasana lebih lama sekaligus melibatkan lebih banyak UMKM.

Kesan Wisatawan Luar Daerah atas Night Market Ngarsopuro Solo

Tak hanya warga lokal, Night Market Ngarsopuro juga meninggalkan kesan mendalam bagi wisatawan luar daerah. Renny Ilda Fallantra, wisatawan asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, menilai pasar malam ini terasa hidup namun tetap terkonsep.

“Menurut saya Pasar Malam Ngarsopuro terasa ramai tapi tertata. Berbeda dengan pasar malam di Kepri yang biasanya tersebar di banyak titik. Di sini satu kawasan hidup semua, kuliner, kerajinan, dan hiburan menyatu,” ungkapnya.

Namun, ia mencatat kepadatan pengunjung di jam-jam ramai membuat ruang gerak terbatas. Selain itu, fasilitas pendukung seperti area duduk dan parkir masih perlu peningkatan agar kenyamanan pengunjung lebih optimal.

BACA JUGA: Kepercayaan Publik ke Partai Merosot Tajam, PDIP Solo Siap Gandeng Parpol Lain Demi Berbenah

Daripada kota asalnya, Renny melihat perbedaan karakter wisata yang cukup kontras. Kepulauan Riau unggul pada wisata alam pantai dan laut, sementara Solo kuat pada penataan wisata kota dan ruang publik malam hari.

“Solo kuat di konsep dan aktivitas wisata kotanya. Meski saat ramai terasa padat, tapi penataannya sudah bagus. Tinggal tambah fasilitas pendukungnya saja,” jelasnya.

Adapun spot favorit Renny di Night Market Ngarsopuro yakni area pertunjukan seni jalanan, khususnya atraksi sulap yang kerap menyedot perhatian pengunjung.

Bagi warga lokal maupun wisatawan, kawasan ini bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi ruang publik untuk menikmati denyut kehidupan malam Kota Budaya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp