Olahraga

Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Usai Berlaga, Pembukaan Porprov Jateng XVII Panjatkan Doa Bersama

×

Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Usai Berlaga, Pembukaan Porprov Jateng XVII Panjatkan Doa Bersama

Sebarkan artikel ini
Atlet Selam Jepara
Kontingen Kabupaten Jepara mengenakan pita hitam di lengan sebelah kiri dan membawa spanduk untuk menghormati meninggalnya atlet selam Syabilla Rizkia Putri Raharja saat defile di Pembukaan Porprov Jawa Tengah XVII di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Minggu, 25 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Suasana pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu, 25 Oktober 2026 malam, ԁiwarnai momen haru saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memimpin doa bersama untuk mendiang atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja.

Atlet selam berusia 22 tahun tersebut meninggal dunia setelah mengikuti lomba fin swimming 3.000 meter nomor laut di kawasan Awann Costa, Kecamatan Semarang Barat, Minggu, 25 Oktober 2026 pagi. Sebelum meninggal, Syabilla telah menyumbangkan dua medali emas untuk kontingen Kabupaten Jepara.

Duka atas kepergian Syabilla juga terlihat saat defile kontingen dalam pembukaan Porprov Jateng XVII. Kontingen Kabupaten Jepara dan Kabupaten Batang membawa spanduk belasungkawa sebagai bentuk penghormatan kepada atlet yang meninggal saat bertanding tersebut.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Syabilla dan memimpin doa bersama untuk almarhumah.

“Kita berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya terkait dengan adinda Syabilla. Tadi terjadi musibah, almarhumah meninggal dunia. Kita doakan semoga husnul khotimah,” ujar Ahmad Luthfi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Ary Bachtiar, yang juga menjabat Ketua Kontingen Kabupaten Jepara, mengatakan pihaknya tetap mengikuti pembukaan Porprov setelah bertakziah ke rumah duka Syabilla.

“Tadi kami menunggu jenazah sampai di rumah duka dan setelah kami bertakziah dari kontingen, kami berangkat untuk mengikuti pembukaan ini,” kata Ary kepada beritajateng.tv sebelum mengikuti defile kontingen.

Ary menyebut, kehadiran kontingen Jepara menjadi bentuk penghormatan kepada Syabilla sekaligus solidaritas terhadap keluarga yang ԁitinggalkan.

BACA JUGA: Meriah dan Haru Warnai Pembukaan Porprov Jateng XVII di Stadion Jatidiri Semarang

Kontingen Jepara juga mengenakan pita hitam sebagai simbol duka mendalam atas kehilangan atlet potensial daerah mereka.

“Kami mengenakan pita warna hitam ini menunjukkan duka mendalam bagi kami kontingen Jepara atas meninggalnya Syabilla,” tuturnya.

Ary mengatakan, Pemerintah Kabupaten Jepara berencana membuat monumen untuk mengenang Syabilla sebagai patriot olahraga daerah. Monumen tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kontribusinya yang telah menyumbangkan dua medali emas bagi Jepara.

“Dari Pak Bupati akan kami buatkan monumen Syabilla sebagai patriot olahraga Kabupaten Jepara yang sudah menyumbangkan dua emas,” ujarnya.

Syabilla Atlet Selam Potensial, Keluarga Berprestasi di Olahraga Renang

Ary mengenang Syabilla sebagai atlet potensial yang telah mengikuti Porprov sebelumnya pada 2023. Ia juga berasal dari keluarga yang dekat dengan dunia olahraga renang.

Ayah Syabilla ԁiketahui merupakan Ketua Pengurus Cabang Olahraga Renang Kabupaten Jepara. Ketiga bersaudara dalam keluarga tersebut juga menekuni olahraga, dengan Syabilla meneruskan kiprah kakaknya yang sebelumnya aktif sebagai atlet renang.

Ary menyebut Syabilla sebagai atlet berprestasi yang masih memiliki potensi besar untuk menyumbangkan medali bagi Kabupaten Jepara pada kompetisi berikutnya.

Syabilla tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kepergiannya tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas olahraga Kabupaten Jepara.

BACA JUGA: Bukan Sekadar Kompetisi, Porprov Jateng XVII Jadi Batu Loncatan Atlet Menuju PON 2028

Target Empat Besar Porprov Jateng XVII

Di tengah suasana duka, kontingen Jepara tetap melanjutkan perjuangan dalam Porprov Jateng XVII. Ary mengatakan, Kabupaten Jepara menargetkan posisi empat besar setelah pada Porprov 2023 menempati peringkat kelima.

Jepara menurunkan sekitar 252 atlet yang bertanding pada 42 cabang olahraga. Kontingen tersebut menargetkan perolehan 50 medali emas dalam kompetisi tahun ini.

Ary mengatakan, hingga opening Porprov Jateng XVII berlangsung, kontingen Jepara telah mengumpulkan sembilan medali. Ia berharap jumlah tersebut terus bertambah hingga penutupan Porprov.

“Harapan kami sekali lagi untuk para atlet, selalu jaga keselamatan, jaga kesehatan, jaga kondisi. Kalau memang kondisinya tidak memungkinkan, yang pertama keselamatan harus jadi prioritas utama,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp