Aturan Jam Operasional Warung Makan Saat Buka dan Sahur di Kota Semarang

Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Semarang, 3/4 (BeritaJateng.tv) –  Kota Semarang kini masih berada pada PPKM Level 2. Jam operasional tempat usaha dibatasi hingga pukul 24.00. Namun, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memperbolehkan usaha warung makan buka saat waktu sahur.

“Warung-warung yang menyediakan sahur tidak memungkiri banyak masyarakat yang perlu makan di luar, tidak sempat masak. Boleh kita memperlonggar. Yang penting, masing-masing bisa memahami dan menyadari protokol kesehatan,” jelas Hendi, sapaanya, Minggu.

Dia menekankan, seluruh masyarakat boleh berkegiatan selama mengedepankan dua hal yaitu protokol kesehatan dan vaksinasi.

Dia pun memperbolehkan kegiatan tarawih keliling (tarling) selama Ramadan. Sedangkan, kegiatan berbuka bersama (bukber), dia menyarankan sebaiknya dihindari terlebih dahulu.

Namun, jika masyarakat ingin melakukan bukber, dia meminta untuk menerapkan protokol kesehatan dan harus sudah divaksin.

“Kalau bukber seyogyanya dihindari. Kalau ini harus dilakukan silakan tapi dengan protokol kesehatan dan vaksin,” pintanya.

Pada PPKM Level 2, kapasitas restoran atau tempat makan dibatasi 75 persen.
Masyarakat harus memperhatikan aturan tersebut jika hendak menggelar bukber.

Sedangkan, segala aktivitas tempat hiburan, misalnya kafe, karaoke, tempat biliard, diperbolehkan buka mulai pukul 17.00 – 24.00.

Menurutnya, upaya percepatan vaksinasi booster selama Ramadan akan semakin dimasifkan.

Selain pelayanan di puskesmas, Pemerintah Kota Semarang akan melakukan safari ke masjid dan musala untuk melakukan vaksinasi booster.

“Sebelum tarawih dilakukan, setelah tarawih nanti dilayani lagi,” ujarnya. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.