SEMARANG, beritajateng.tv – Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024 jenjang TK dan SD di Kota Semarang resmi dibuka hari ini, Selasa, 18 Juni 2024.
Akan tetapi menariknya, ada satu sekolah yang masih terdaftar di sistem PPD padahal aslinya sudah tutup. Yakni SDN Jomblang 04.
Pantauan beritajateng.tv pada https://ppd.semarangkota.go.id/ yang merupakan situs resmi PPDB, nama SDN Jomblang 04 masih tersedia sebagai pilihan sekolah.
Tertulis dalam situs tersebut SDN Jomblang 04 membuka 1 rombongan belajar (rombel) dengan kuota 28 siswa baru. Hingga Selasa siang, belum ada satupun calon peserta didik yang mendaftar si SDN Jomblang 04.
Kuncoro, salah satu Staf TU SDN Jomblang 03 mengaku kaget nama SDN Jomblang 04 masih terdaftar dalam situs PPD. Pasalnya, sekolah tersebut telah merger dengan SDN Jomblang 03 sejak tahun 2019 lalu.
BACA JUGA: Resmi Buka Hari Ini, Begini Cara Daftar Online PPDB SD Kota Semarang 2024, Lengkap dan Detail!
Praktis seluruh kegiatan belajar mengajar di SDN Jomblang 04 bergabung menjadi satu dengan SDN Jomblang 03.
“Setiap ada kesempatan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, kami selalu lapor kalau SDN Jomblang 04 sudah merger dengan SDN Jomblang 03,” katanya saat beritajateng.tv temui di ruangnya, Selasa, 18 Juni 2024.
Saat ini, seluruh siswa dan guru SDN Jomblang 04 terdata di bawah naungan SDN Jomblang 03. Untuk siswa kemudian dijadikan dua rombel, yaitu kelas A dan kelas B.
Kuncoro menyebut, kegiatan belajar mengajar juga dilakukan di dua gedung sekolah sekaligus. Sebab, letak keduanya memang tak begitu jauh.
Saat menengok gedung lama SDN Jomblang 04, seluruh papan nama juga telah berubah dan tertulis SDN Jomblang 03.
“Kelas 1,2,6 di sini (gedung SDN Jomblang 03), kalau kelas 3,4,5 di sana (gedung SDN Jomblang 04),” sambungnya.
Merger SDN Jomblang 03 dan SDN Jomblang 04 karena kekurangan siswa tiap tahunnya
Uniknya, saat PPDB tahun 2023 lalu, masih ada satu siswa yang mendaftar di SDN Jomblang 04. Padahal, sekolah tersebut sudah tidak ada.
Kendati demikian, siswa tersebut tak jadi daftar ulang di SDN Jomblang 04.
BACA JUGA: Salah Input Data atau Pilih Sekolah? Jangan Panik! Ini Cara Hapus dan Aktivasi Ulang Akun PPDB 2024
Kuncoro mengungkapkan, alasan mergernya dua sekolah di Kecamatan Candisari itu lantaran minimnya siswa baru. Tiap tahun, jumlah calon peserta didik yang mendaftar selalu menurun. Terutama di SDN Jomblang 04.
Oleh karena itu, SDN Jomblang 04 sepakat untuk merger dengan SDN Jomblang 03.
“Sampai sekarang kami sebenarnya masih kesulitan cari siswa baru, akhirnya kami sering jemput bola, mendatangi rumah-rumah dengan anak usia sekolah,” tutup Kuncoro. (*)
Editor: Farah Nazila





