Banyak Bangunan Liar Berdiri di Atas Saluran Air, Mbak Ita: Perlu Edukasi Secara Masif

Plt Walikota Semarang, Hevearita G. Rahayu. /Foto: Ellya.

SEMARANG, 16/11 (BeritaJateng.tv) – Banyaknya bangunan yang menyalahi aturan dan berdiri di atas saluran air jadi perhatian khusus Pemkot Semarang.

Untuk itu, pembongkaran bangunan yang berdiri di atas saluran air dilakukan oleh jajaran Satpol PP Kota Semarang di beberapa wilayah seperti Tembalang, Senin (14/11) dan depan RSUD KRMH Wongso negoro yang rencananya dilakukan Rabu (16/11) ini hanya bagian kecil dari bangunan yang menyalahi aturan yang ada di Kota Semarang.

Hal itu juga disoroti oleh Plt Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, ia mengakui masih banyak bangunan berdiri di atas saluran air. Bangunan tak sesuai aturan itu acapkali ia temui saat melakukan tinjauan ke beberapa kelurahan di Kota Semarang.

Menurutnya perlu edukasi dan kesadaran agar masyarakat tidak membangun bangunan di atas saluran air.

“Padahal bangunan di atas saluran air berpotensi menyebabkan banjir karena menghamburkan aliran air,” katanya.

Tak hanya berpotensi menyebabkan banjir, Plt Wali Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita itu juga menuturkan bangunan di atas saluran air bisa mengakibatkan terjadinya longsor. Apalagi bangunan tersebut berdiri di lokasi dengan kondisi tanah labil ataupun perbukitan.

Meski demikian Mbak Ita mengaku penertiban bangunan yang berdiri tak sesuai dengan aturan itu sulit dilakukan.

“Meskipun sudah dibongkar atau diperingati masih banyak yang nekat kembali. Hal itu karena kurangnya kesadaran pihak yang membangun bangunan di atas saluran air. Untuk itu kami berharap masyarakat ikut membantu Pemkot Semarang dan tidak membangun bangunan di atas saluran air, meski sepele namun hal itu akan berdampak dan menyebabkan banjir jika saluran air terhalang bangunan,” tambahnya. (Ak/El)

Leave a Reply