Jateng

Bara Puan Minta Program MBG Berhenti, Banyak Kasus Keracunan dan Evaluasi Tak Pernah Tuntas

×

Bara Puan Minta Program MBG Berhenti, Banyak Kasus Keracunan dan Evaluasi Tak Pernah Tuntas

Sebarkan artikel ini
MBG Bara Puan
Perwakilan Komunitas Bara Puan, Tuti Wijaya, saat dijumpai dalam aksi Dapur Umum Banget di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa, 23 Juni 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Kalau tanggapan kami sih harusnya itu 𝖽ijadikan satu momentum evaluasi. Karena aku kira tidak menjadi dampak yang signifikan terkait dengan keberlangsungan MBG itu sendiri,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah memiliki kesempatan untuk membandingkan kondisi saat program berjalan dan ketika program tidak 𝖽ijalankan.

“Pemerintah seharusnya bisa memiliki satu perbandingan ketika MBG itu tidak 𝖽ijalankan atau bahkan MBG itu sedang 𝖽ijalankan,” katanya.

Tuti menuturkan, hingga kini pemerintah juga belum membuka data secara utuh kepada publik mengenai manfaat maupun dampak program tersebut.

“Data-data yang mereka punya misalnya bahwasanya MBG sangat bermanfaat dan lain sebagainya, tapi tidak bisa membandingkan dampak dari MBG yang justru menyengsarakan kita,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp