“Kalau tanggapan kami sih harusnya itu 𝖽ijadikan satu momentum evaluasi. Karena aku kira tidak menjadi dampak yang signifikan terkait dengan keberlangsungan MBG itu sendiri,” ujarnya.
Ia menilai pemerintah memiliki kesempatan untuk membandingkan kondisi saat program berjalan dan ketika program tidak 𝖽ijalankan.
“Pemerintah seharusnya bisa memiliki satu perbandingan ketika MBG itu tidak 𝖽ijalankan atau bahkan MBG itu sedang 𝖽ijalankan,” katanya.
Tuti menuturkan, hingga kini pemerintah juga belum membuka data secara utuh kepada publik mengenai manfaat maupun dampak program tersebut.
“Data-data yang mereka punya misalnya bahwasanya MBG sangat bermanfaat dan lain sebagainya, tapi tidak bisa membandingkan dampak dari MBG yang justru menyengsarakan kita,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





