BLORA, beritajateng.tv – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu).
Hal ini kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Blora, Irfan Syaiful Masykur, Selasa (19 Desember 2023).
Ia menegaskan saat gelar rapat koordinasi (Rakor) antar penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu). Saat berhadapan dengan Pengawas Pemilu Kecamatan dan Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK) di Kecamatan Randublatung, Blora.
BACA JUGA: Bawaslu Semarang Amankan 815 Alat Peraga Kampanye yang Langgar Aturan, Paling Banyak dari Partai Ini
Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Blora Andyka Fuad Ibrahim mengungkapkan, bahwa tujuan koordinasi dan komunikasi itu untuk meningkatkan soliditas sesama Penyelenggara Pemilu 2024.
Di tengah berlangsungnya tahapan penyelenggaran Pemilu serentak tahun 2024. Andyka mengingatkan bahwa, baik PPK maupun Panwaslu Kecamatan untuk tetap membangun sinergi demi suksesnya penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2024.
Bahwa Panwaslu Kecamatan, kata Andyka, merupakan satu kesatuan fungsi penyelenggara pemilu.
Oleh karena itu, pentingnya sinergitas dan komunikasi yang baik antara penyelenggara pemilu, akan menjadikan Pemilu ke depan lebih baik.
“Baik PPK dan Panwaslu Kecamatan merupakan satu kesatuan penyelenggara Pemilu, yang mempunyai tujuan sama meskipun dengan tugas berbeda.” Ujar Andyka.
Rakor ini disambut baik oleh jajaran PPK maupun Stakeholder yang mengikuti tersebut.
Sebab sebagai Penyelenggara Pemilu komunikasi dan koordinasi dengan Stakeholder setempat sangat penting pada setiap tahapan Pemilu Tahun 2024 ini.
Agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai dengan harapan dan peraturan perundang-undangan.
Sehingga apa yang menjadi asas Pemilu yaitu Luber dan Jurdil dapat terwujud sampai berakhirnya tahapan Pemilu. (*)
Editor: Elly Amaliyah





