Jateng

BBPJN Tepis Isu Perbaikan Gombel Lama karena Pembangunan Pakuwon Mall: Kondisi Jalan Memang Berbahaya

×

BBPJN Tepis Isu Perbaikan Gombel Lama karena Pembangunan Pakuwon Mall: Kondisi Jalan Memang Berbahaya

Sebarkan artikel ini
Jalan Gombel Lama
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi Jawa Tengah dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Alfan Noor Rizal, saat dijumpai di Kantor BBPJN Jateng-DIY, Kabupaten Semarang, Kamis, 2 April 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rekonstruksi Jalan Gombel Lama di Kota Semarang mulai proses pengerjaan pada April 2026, tepatnya usai arus mudik dan balik Lebaran rampung.

Perbaikan ini menjadi bagian dari paket preservasi jalan nasional Semarang-Bawen-Salatiga-Sruwen, dengan fokus penanganan sepanjang 1,27 kilometer di ruas Gombel Lama.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi Jawa Tengah dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Alfan Noor Rizal, mengatakan pekerjaan fisik rencananya mulai pertengahan April. Ia menjelaskan, saat ini tahap pekerjaan masih pada persiapan awal.

“Untuk rekonstruksi jalan Gombel ini memang kami rencanakan setelah lebaran. Jadi rencananya pelaksanaannya kurang lebih 7 bulan. Yang sudah kita laksanakan kemarin ya ada land clearing, pembersihan area, terus ada pengukuran dan ada persiapan,” ujar Alfan saat beritajateng.tv jumpai di Kantor BBPJN Jateng-DIY, Kabupaten Semarang, Kamis, 2 April 2026 sore.

Rekonstruksi Jalan Gombel Lama Sepanjang 1,27 Km, BBPJN Tangani Dua Titik Ambles

Alfan menyebut, dari total panjang 1,27 kilometer yang ditangani, terdapat dua titik kerusakan berupa amblesan atau longsoran yang menjadi prioritas utama.

“Di dalam sepanjang 1,27 kilometer itu ada dua titik kayak amblesan atau longsoran yang harus kita tangani,” ujarnya.

Alfan menegaskan, kondisi geografis wilayah Gombel memang tergolong rawan sehingga membutuhkan penanganan khusus.

“Sangat membahayakan. Sebagai info kondisi tanah dan kondisi geologi di Gombel itu kan termasuk rawan juga di sana,” katanya.

BACA JUGA: ESDM Jateng Soroti Pembangunan Pakuwon Mall Semarang di Gombel Lama: Rawan Tanah Bergerak

Untuk itu, kata Alfan, penanganan tidak hanya berupa perbaikan permukaan jalan, namun juga penguatan struktur bawah menggunakan metode bore pile atau tiang pancang.

“Jadi penanganannya itu harus penanganan secara menyeluruh. Sudah dipertimbangkan terkait kedalaman bore pile atau tiang pancang,” jelas Alfan.

Selain itu, pekerjaan juga mencakup perbaikan permukaan jalan, overlay aspal, hingga penataan trotoar di beberapa titik.

Tepis Rumor Perbaikan Gombel Lama Bukan karena Proyek Mal Pakuwon: Murni Keselamatan