SEMARANG, beritajateng.tv — Deretan rumah makan dengan menu ikan bakar memang mudah ditemui di kawasan Danau Rawapening. Namun, restoran dengan sajian utama bebek goreng masih terbilang jarang di kawasan wisata tersebut.
Di tepi jalan utama Ambarawa–Salatiga, tepatnya di Desa Kebondowo, Bebek Goreng Eco hadir menawarkan pengalaman kuliner berbeda dengan sentuhan suasana khas Bali.
Nuansa Pulau Dewata langsung terasa sejak pengunjung memasuki area resto. Alunan musik rindik mengiringi suasana makan, dipadukan ornamen khas Bali seperti kain poleng yang melilit tiang dan pepohonan, hingga pajeng atau payung bersusun di sejumlah sudut resto.
Pemilik sekaligus pengelola Bebek Goreng Eco, Purwadi, mengatakan konsep Bali sengaja terpilih untuk menghadirkan pengalaman makan yang berbeda bagi pengunjung.
BACA JUGA: Auto Nagih! Cek Lokasinya Di Sini Daftar Warung Bebek Goreng Paling Enak di Semarang Jawa Tengah
Pria yang akrab dengan sapaan Ipung itu mengungkapkan, restorannya memang fokus pada menu utama bebek goreng dengan pilihan alternatif ayam goreng.
“Kami memang ingin punya kekhasan sendiri. Harapannya, orang yang datang bisa punya pengalaman makan yang berkesan dan ingin kembali lagi,” ujarnya, Sabtu 9 Mei 2026.
Menurut Ipung, kekuatan utama menu di resto tersebut terletak pada racikan bumbu dan sambalnya. Selain itu, pihaknya juga selektif memilih bahan baku dengan menggunakan bebek pedaging, bukan bebek petelur afkir.
“Kalau bebek petelur biasanya dagingnya lebih tipis dan alot. Kami pakai bebek pedaging supaya teksturnya lebih empuk dan bumbunya lebih meresap,” jelasnya.
Dengan kapasitas sekitar 250 tempat duduk, resto ini menyediakan area indoor, semi outdoor, hingga outdoor yang cocok untuk keluarga maupun rombongan.
BACA JUGA: Nostalgia Suasana-Cita Rasa Jadul di Coffee Ndeso Karangduren Semarang, Bak Balik ke Dapur Nenek
Salah satu pengunjung asal Salatiga, Dian (37), mengaku nyaman menikmati suasana makan di resto tersebut.
“Tempatnya bersih dan adem karena banyak pohon peneduh. Bebeknya juga empuk dan bumbunya merata,” katanya.
Untuk harga, satu porsi bebek goreng seharga Rp27 ribu per potong. Sedangkan nasi lengkap dengan sambal dan lalapan seharga Rp5 ribu. Pengunjung juga bisa memesan satu ekor bebek goreng dengan harga Rp85 ribu. (*)
Editor: Farah Nazila





