Peristiwa

BEM UGM Sebut Gibran Pengecut: Cuma Mau Melindungi Diri 

×

BEM UGM Sebut Gibran Pengecut: Cuma Mau Melindungi Diri 

Sebarkan artikel ini
Gibran.
Gibran Rakabuming Raka. Selasa (30/5/2023). (ant).

YOGYAKARTA, beritajateng.tv – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM belakangan ini tengah menjadi objek perhatian warganet di sosial media.

Nama ‘BEM UGM’ masuk dalam daftar trending topic X dari Jumat, 8 Desember 2023 malam. Adapun hal ini mengacu pada seorang mahasiswa yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah alumnus paling memalukan.

Tanpa ragu, ketua BEM UGM yang bernama Gielbran Muhammad Noor mengatakan hal tersebut di depan publik dalam sebuah acara diskusi.

Kali ini, kritikan datang dari BEM UGM yang memperhatikan sikap Gibran Rakabuming Raka yang ternilai rajin mangkir dari ajang debat di berbagai forum.

Sebagaimana kita ketahui, Gibran yang merupakan Wali Kota Solo itu maju menjadi Cawares nomor urut 2 mendampingi Prabowo Subianto.

Adapun hal ini merupakan buntut dari ketidak hadiran Gibran dalam acara dialog interaktif para cawapres 2024 yang tvOne siarkan pada Rabu, 8 Desember 2023 malam.

BACA JUGA: Viral BEM UGM Nobatkan Jokowi Jadi Alumnus Paling Memalukan, Beberkan 3 Alasannya

Sebelumnya, Gibran juga diketahui tak hadir dalam Dialog Publik PP Muhammadiyah yang berlangsung di Universitas Muhammadiya Surabaya, Jawa Timur pada 24 November 2023 lalu.

Ketua BEM UGM sebut Gibran ‘Pengecet Intelektual’

Atas adanya hal tersebut, Gielbran Muhammad Noor selaku ketua BEM UGM menganggap anak Jokowi yang tak hadir di acara forum diskusi tersebut sebagai bentuk sifat egois.

“Saya pikir itu adalah contoh kepengecutan intelektual.” ungkap Gielbran di sela diskusi dan mimbar bebas di Bundaran UGM pada Jumat 8 Desember 2023.

Gielbran mengimbuhkan bahwa jika putra sulung Presiden Jokowi dan pendukungnya benar-benar menyatakan bahwa dia adalah perwakilan usia muda dalam kontestasi pemilu presiden, hal itu akan memenuhi aspirasi dan karakteristik seorang pemuda.

Ia bahkan menyebut Gibran sebagai pengecut.

“Tunjukkan kepada kami anak-anak muda bahwa Anda tidak perlu menjadi pengecut intelektual. Ini hanya diskusi dan debat” imbuhnya.

BEM UGM juga menyebut bahwa alasan Gibran Rakabuming Raka yang hanya akan hadir di acara debat yang resmi itu tidak masuk akal.

“Memangnya lembaga yang menyelenggarakan debat kandidat presiden dan cawapres yang lain tidak resmi? Yang lain juga resmi, kami yakin tidak ada yang ilegal.” pungkasnya.

Menurut ketua BEM UGM itu, alasan yang Gibran lontarkan tentang kehadirannya tersebut hanyalah alibi semata.

BACA JUGA: Nama Jokowi Ramai Diklaim Baliho PSI di Kota Semarang, Ini Tanggapan Pengamat Politik dan Bawaslu

Tak hanya itu saja, adalah ketidak hadiran Gibran adalah untuk melindungi diri sendiri karena tak mau berdiskusi.

“Untuk melindungi diri karena dia enggan untuk berdebat dan berdiskusi,” pungkas Gielbran.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp