Gaya Hidup

Berikut 4 Tradisi dan Mitos di Malam Satu Suro, Masih Berlaku di Tanah Jawa!

×

Berikut 4 Tradisi dan Mitos di Malam Satu Suro, Masih Berlaku di Tanah Jawa!

Sebarkan artikel ini
Bulan Muharram
Ilustrasi Keutamaan di bulan Muharram. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajayeng.tv – Hal-hal bernuansa mistis kerap dikaitkan dengan malam satu suro, sebuah malam yang sarat dengan berbagai kepercayaan dan mitos yang masih lestari di wilayah Jawa.

Konon, ada sejumlah pantangan yang sebaiknya tidak dilanggar pada malam tersebut karena diyakini bisa membawa malapetaka. Larangan-larangan ini diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur, khususnya dalam tradisi masyarakat Jawa.

Lantas, apa saja pantangan tersebut? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

4 Larangan di Malam Satu Suro

Tidak menggelar pesta

Sebuah hajatan atau lainnya yang mengundang keramaian juga menjadi salah satu larangan di malam tersebut. Terlebih lagi sebuah pernikahan yang berlangsung, konon akan mendatangkan malapetaka yang besar.

BACA JUGA: Film Sengkolo Malam Satu Suro: Sinopsis, Jadwal Tayang hingga Daftar Pemain

Larangan tersebut ternyata merupakan sebuah warisan dari Sultan Agung. Di malam satu suro ia menganjurkan para masyarakat untuk menyepi lantaran malam tersebut begitu sakral.

Pindah rumah

Berpindah rumah juga termasuk larangan di malam tersebut konon jika melakukannya hanya akan mendatangkan kesialan. Maka dari itu banyak dari mereka yang memiliki untuk berdiam di dalam rumah dan menunggu waktu esok tiba.

Keluar rumah

Berhubung malam tersebut terkenal dengan hal-hal yang berbau mistis, maka para masyarakat Jawa meyakini untuk tidak keluar rumah.

Apabila memaksa untuk keluar rumah, konon akan mengundang sebuah bahaya besar seperti gangguan makhluk halus terlebih lagi bagi mereka yang memiliki weton tertentu.

Konon ada juga yang mengatakan bahwa malam tersebut merupakan waktu yang sangat keramat bagi para dukun hingga pesugihan.

Tak jarang dari mereka sering mencari tumbal untuk mendapatkan keuntungan seperti kekayaan hingga sebuah kesaktian.

BACA JUGA: Daftar 4 Film Horor Berikut ini Bertemakan Malam Satu Suro, Lengkap dengan Sinopsisnya

Tidak boleh berisik

Larangan yang satu ini ternyata telah menjadi sebuah tradisi bagi para Keraton Yogyakarta. Yakni masyarakat akan melakukan sebuah ritual tapa bisu atau berdiam tanpa bicara sedikitpun.