SEMARANG, beritajateng.tv – Celurit ternyata memiliki sebutan berbeda bagi orang Madura yaitu are’. Senjata yang satu ini konon telah menjadi senjata tradisional khas Madura yang memiliki arti sebagai simbol kejantanan seorang pria.
Adapun bentuk celurit tersebut yaitu menyerupai tanda tanya yang memiliki arti bahwa orang Madura memiliki kepribadian selalu ingin tahu. Selain itu bentuk tersebut juga dapat menjadi simbol sebagai tulang rusuk manusia yang berkurang.
Dalam artikel ini akan kami bagikan beberapa jenis celurit Madura yang jarang orang tahu. Konon benda ini merupakan benda penting bagi masyarakat Madura ketika ingin melakukan carok.
6 Jenis Celurit Madura
BACA JUGA: Apakah Carok Termasuk Budaya Madura? Begini Penjelasannya
Celurit Are’ Takabuwan
Celurit ini umumnya digunakan dalam konteks carok, yaitu pertarungan yang dipicu oleh kemarahan seseorang akibat perasaan malu atau penghinaan. Alat ini memiliki mata pisau yang sangat tajam.
Celurit Are’ Dhang Osok
Jenis celurit yang satu ini memiliki bentuk yang menyerupai buah pisang, sehingga dikenal dengan sebutan dhang atau gedhang atau pisang. Celurit are’ dhang osok digunakan sebagai alat pertahanan diri dan biasanya disimpan di dalam rumah, tidak dibawa saat bepergian.
Celurit Tekos Bu-Ambu
Bentuk dari celurit yang satu ini cukup unik lantaran meyerupai tikus yang sedang terdiam. Hal itulah yang menjadikan celurit tersebut akhirnya terkenal dengan sebutan celurit tekos bu-ambu.
Celurit Are’ Bulu Ajem
Tak kalah unik dengan celurit sebelumnya, karena celurit tersebut terkenal dengan istilah bulu ayam atau lancor ayam. Selain itu juga terkenal sebagai wulu pitik atau celurit bulu ayam.
Celurit Are’ Lancor dan Calo’ Kodi
Untuk jenis celurit yang satu ini memiliki bentuk dengan gagang yang sangat panjang. Jenis tersebut juga salah satu jenis celurit yang banyak masyarakat Madura minati.
Celurit Are’ Tane atau Sabit





