SEMARANG, beritajateng.tv – Pegawai ASN Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Semarang lakukan peregangan dua kali saat jam kerja.
Mereka berbondong-bondong keluar dari ruangan masing-masing menuju hall saat mendengar musik berbunyi di kantor Dinkes Kota Semarang, Selasa 4 Juli 2023.
Sekitar pukul 14.00 WIB, musik berbunyi. Para pegawai Dinkes Kota Semarang melakukan gerakan peregangan yang dicontohkan dari layar monitor.
Kepala Dinkes (Kadinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, kegiatan peregangan telah menjadi rutinitas yang berlangsung rutin bagi pegawai sejak tiga tahun terakhir ini.
Peregangan berlangsung dua kali dalam sehari yakni pukul 10.00 dan 14.00 WIB.
“Sekitar 10 menit, kami melakukan peregangan,” ucap Hakam.
Tujuan dari peregangan rutin ini, lanjut Hakam, untuk relaksasi otot. Otot bisa mengalami kaku jika tidak biasa bergerak.
Jika otot mengalami kaku akan menimbulkan rasa nyeri. Sehingga, peregangan ini dapat mengurangi rasa nyeri.
“Harapannya yang di depan komputer dan teman-teman yang melakukan aktivitas di meja tidak kaku. Pelenturan otot dengan kegiatan peregangan tiap hari,” jelasnya.
Pegawai Dinkes Kota Semprang peregangan lenturkan otot
Mereka para pegawai mengikuti intruksi melakukan peregangan dengan panduan gerakan dari layar monitor.
Sekitar 15 menit mereka melakukan peregangan dengan gerakan aerobik ringan.
Kadinkes Kota Semarang M Abdul Hakam juga tampak fasih menirukan gerakan. Hal ini lantaran gerakan memang rutin.
Tak hanya di kantor Dinkes, pihaknya juga menyampaikan kepada 37 puskesmas agar melakukan hal serupa untuk rileksasi.
Ia juga menyarankan semua organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan kegiatan peregangan di sela-sela kesibukan bekerja untuk kesehatan masing-masing.
Sementara ini, pegawai di bawah naungan Dinkes yang memang telah di wajibkan peregangan. Bahkan sudah menjadi hal wajib untuk keluar ruangan.
“Kami menyampaikan ke Pak Sekda, harapannya semua OPD melakukan peregangan. Ini dari sisi kesehatan cukup bagus,” katanya.
Sementara itu, Ira Sulistyawati salah satu pegawai Dinkes Kota Semarang mengaku senang dengan program ini.





