SEMARANG, beritajateng.tv – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet memperkuat investasi infrastruktur digital untuk menjawab kebutuhan Internet berkapasitas besar di Indonesia.
Perusahaan tidak hanya memperluas jaringan fiber optik, tetapi juga mengembangkan pusat data siap kecerdasan buatan (AI) dan menyiapkan pembangunan kabel laut baru yang menghubungkan sejumlah wilayah strategis.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Biznet menghadapi pertumbuhan kebutuhan digital, mulai dari aktivitas masyarakat sehari-hari hingga pemrosesan data berskala besar.
Perkembangan kecerdasan buatan, layanan berbasis cloud, dan transformasi digital mendorong kebutuhan konektivitas yang semakin cepat, stabil, dan berkapasitas tinggi.
BACA JUGA: Biznet Rayakan Anniversary 25 Tahun, Perkuat Jaringan dan Infrastruktur Digital Nasional
President Director Biznet Adi Kusma mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital kini tidak lagi terbatas pada akses Internet.
Infrastruktur yang mampu mendukung komputasi dan pengolahan data dalam skala besar juga semakin penting, terutama seiring berkembangnya teknologi AI.
“Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” ujar Adi.
Kembangkan AI-Ready Data Center di Bali
Salah satu langkah Biznet untuk menjawab kebutuhan tersebut adalah menghadirkan Biznet AI Center di Bali. Fasilitas AI-Ready Data Center pertama milik Biznet ini untuk mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas besar dan pertumbuhan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia.
Berbeda dari pusat data konvensional, fasilitas yang di rancang untuk kebutuhan AI memerlukan dukungan pasokan listrik berkapasitas tinggi. Serta sistem pendingin yang mampu menjaga kinerja server ketika memproses beban kerja intensif.





