SEMARANG, beritajateng.tv – Mantan Bupati Jepara periode 2020-2022, Dian Kristiandi atau Andi, sapaan akrabnya, bertekad maju dalam Pilkada Jepara mendatang dan telah membuka komunikasi dengan Partai Golkar.
Andi, seaku kader PDI Perjuangan (PDIP), mengikuti penjaringan bakal calon bupati yang dibuka oleh Partai Golkar Jepara, membuka peluang koalisi antara PDIP dengan Golkar.
Belum lama ini, Andi datang ke kantor DPD Golkar Jepara bersama istrinya untuk mengambil formulir pendaftaran penjaringan.
“Itu karena PDI Perjuangan dalam konteks pencalonan bupati dan wakil bupati hanya memiliki delapan kursi. Maka butuh kerja sama politik dengan partai lain. Saya mewakili ketua DPC PDI Perjuangan untuk berhubungan dengan Partai Golkar,” ujar Andi, beberapa waktu yang lalu.
BACA JUGA: Mantan Napi Korupsi Daftar Calon Wakil Bupati Kebumen di Pilkada 2024, Dulu Pernah Jabat Sekda
Andi mengungkapkan bahwa untuk membentuk kerja sama dengan Golkar, ada syarat untuk ikut dalam penjaringan.
“Sebagai bakal calon, kami ikut pendaftaran di sana. Kami mengambil berkas untuk proses pendaftaran penjaringan dengan harapan terjalin komunikasi kerja sama partai politik,” tuturnya.
Langkah ini adalah awal komunikasi antara PDIP dengan Golkar. Andi berharap komunikasi ini akan terus berlanjut. Ia menegaskan bahwa selain menjadi bakal calon bupati, ia juga bagian dari pengurus DPC PDI Perjuangan.
BACA JUGA: Ambil Formulir di PDIP hingga PKS, Anggota DPRD Jateng Daftar Bacalon Bupati Kendal di Pilkada 2024
Oleh karena itu, sebelum mengambil pendaftaran penjaringan ke Golkar, Andi telah berkomunikasi dengan jajaran pengurus DPC PDIP lainnya.
Selain menjalin komunikasi dengan Golkar, Andi juga berusaha berkomunikasi dengan semua partai.
“Sebagai petugas dari PDIP, bukan hanya saya yang dapat tugas ini. Ini tentu membuka luas kesempatan untuk berkomunikasi dengan partai lain,” ujar Andi. (*)




