SEMARANG, beritajateng.tv – Bagi orang awam, mendengar istilah mobil remote control (RC) pasti langsung terpikir mainan anak-anak. Namun jangan salah, karena nyatanya penggemar mobil RC malah kebanyakan dari kalangan orang dewasa. Mereka adalah Komunitas Semarang Drift Team Community (SDTC).
Terbentuk pada tahun 2019 lalu, SDTC berawal dari beberapa penggemar RC drift di Kota Semarang yang bertemu melalui media sosial. Lantaran merasa memiliki hobi dan visi yang sama, mereka lantas memutuskan untuk berkumpul dan membentuk Semarang Drift Team Community.
“Awalnya ada satu orang yang bikin story di sosial media, terus ada yang ngeliat terus jadi kenal satu sama lain. Kebetulan sesama Semarang, akhirnya kumpul dan buat SDTC,” jelas Fauzi Arie, koordinator SDTC kepada beritajateng.tv, beberapa waktu yang lalu.
BACA JUGA: Bukan Layaknya Permainan Kanak-kanak, Begini Serunya Memacu RC Drift di Tentrem Mall Semarang
Hingga saat ini, Semarang Drift Team Community memiliki 22 anggota aktif. Mereka pun masih rutin menggelar latihan tiap hari Jumat bertempat di Lantai 1 Transmart Majapahit, Jalan Brigjen Sudiarto, Plamongan, Kecamatan Pedurungan.
“Kami SDTC itu terbentuk dari tahun 2019, dari jamannya main masih CS (Countersteer) sampe sekarang udah RWD (Rear Wheel Drive), rutin latihan bareng-bareng tiap minggunya,” lanjutnya.
Bermain RC drift perlu rajin latihan
Fauzi menjelaskan, Kota Semarang sebenarnya memiliki potensi besar bagi peminat RC drift. Hanya saja, dalam memainkan RC drift, seorang pemain memerlukan latihan dan dedikasi tinggi untuk bisa mengendalikan mobil mini tersebut.
Lebih lanjut, bermain RC drift sendiri bukanlah soal adu kecepatan. Namun lebih ke skill nge-drift atau yang biasa disebut ngepot. Maka dari itu, tegas Fauzi, pemain RC drift memerlukan intensitas latihan yang tinggi.
“Peminatnya banyak, tapi main RC drift harus rajin latihan. Kalau nggak punya kesabaran, main RC drift susah, kalau belum bisa bannya akan melintir, dan muter-muter mobilnya,” ucapnya.
BACA JUGA: Mobil Mainan Custom, Tak Sekadar Hobi Tapi Juga Investasi
Irfan, salah satu penggemar sekaligus pemain RC drift pun mengungkapkan hal yang sama. Ia bahkan membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk bisa mengendalikan mobil RC drift melaju di lintasan.
“Kesusahannya kan dia di ngepotnya, gimana mobil bisa belok tapi nggak keluar jalur, pakai ban belakang, itu yang harus latihan terus biar dapet feel-nya,” jelasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





