Jateng

Resmikan E-Parkir dan Ruang Pelayanan Rawat Jalan, Bupati Blora Minta RSU Meningkatkan Pelayanan

×

Resmikan E-Parkir dan Ruang Pelayanan Rawat Jalan, Bupati Blora Minta RSU Meningkatkan Pelayanan

Sebarkan artikel ini
e-parkir
Bupati Blora meresmikan e-parkir sebelum masa cuti kampanye berakhir. (Foto: Heri/beritajateng.tv).

BLORA, beritajateng.tv – Jelang masa cuti kampanye, Bupati Blora, H. Arief Rohman, meresmikan e-parkir dan ruang pelayanan rawat jalan yang diberi nama Krisan di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Soetidjono Blora, Jumat, 20 September 2024.

Kartu e-parkir di RSUD ini bekerja sama dengan Bank Jateng cabang Blora agar pembayarannya transparan, dan mempermudah pelayanan.

Usai Peresmian E-Parkir, Bupati Melakukan Kunjungan ke RSUD Blora

Usai meresmikan e-parkir, Bupati menyempatkan diri menyapa pasien di ruang Hemodialisa (HD) atau ruang cuci darah, dan memberikan bingkisan kepada sejumlah pasien.

“Pak Direktur ini katanya AC-nya kurang, tolong diakomodir ya, biar pasien nyaman,” kata Bupati kepada Direktur RSUD dr. Soetidjono Blora, dr. Puji Basuki.

BACA JUGA: Geger Penemuan Mayat Pria di Hotel Blora, Polisi Selidiki

Ruang HD ini ada penambahan sejumlah alat, dari 15 unit, menjadi 23 unit. Ini karena pasien yang cuci darah semakin bertambah.

Menurut Bupati, selain ada penambahan alat HD, RSUD juga ada penambahan ruang pelayanan rawat jalan yakni ruang Krisan.

“Ini kita ada tambahan ruang rawat jalan lagi yang lebih terbuka dan luas. Nanti ini ada pohon biar gak panas. Pasien biar nyaman. Tolong untuk pelayanan di tingkatkan ya pak Dir,” jelas Arief Rohman.

BACA JUGA: Jelang Cuti untuk Kampanye, Arief Rohman Pamitan ke Seluruh ASN Kabupaten Blora

Sebelumnya, Bupati minta maaf atas peristiwa kelalaian perawat dari pihak RSUD yang menyebabkan pasien balita meninggal dunia.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, minta maaf atas kejadian kemarin. Pihak rumah sakit juga sudah ke keluarga korban minta maaf, istri saya juga. Nanti insya allah akan saya agendakan juga ke rumah keluarga korban,” imbuh Bupati.

Direktur RSUD Blora, dr. Puji Basuki M.Kes., menyampaikan bahwa kini pasien tidak perlu antre lama karena jumlah alat cuci darah sudah bertambah.

“Jika sebelumnya hanya 15 unit, kini menjadi 23 unit sehingga bisa menolong lebih cepat bagi pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal. Semoga hal ini bisa menolong lebih banyak pasien kita,” ungkap dr. Puji.

Pihaknya berkomitmen agar kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit yang ia pimpin semakin baik, dan memuaskan masyarakat. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp