“Banyak juga pemain yang mengalami kram dan cidera, tetapi Alhamdulillah Jepara tidak mampu cetak gol ke kita. Jadi poin 3 kita sangat disyukuri dan berharga bagi Semarang,” ucapnya.
Rumba menambahkan bahwa Semarang mendapatkan dua gol melalui bola mati, memang sudah di persiapkan oleh tim.
“Dua gol bola mati memang kita sejak persiapan sudah melakukan latihan sebelumnya. Semua penalty hingga tendangan bebas kita sering lakukan hal ini, dan Alhamdulillah terjadi dalam pertandingan kali ini,” tambahnya.
Rumba juga memberikan komentar terhadap tim sepak bola Jepara bahwa pada babak pertama pada menit awal permainan sangat berkembang. Dan pemain Semarang banyak yang cedera, namun para pemain bermain sangat fokus dan mampu meredam serangan-serangan lawan.
Sementara itu, Satrio Anggoro, pemain andalan dari Kota Semarang, mengungkapkan bahwa hasil pertandingan ini sesuai dengan prediksi tim. Ia menyatakan keyakinannya bahwa timnya akan menjadi juara di ajang ini.
“Pertandingan kali ini sesuai prediksi tim, kita datang kesini pasti juara. Alhamdulillah satu langkah sudah kita lewati dengan kemenangan 3-0. Semoga pertandingan besok juga mampu sapu bersih kemenangan, tak lupa kerja keras teman-teman yang pantang menyerah dalam pertandingan ini,” kata Rio.
Satrio tidak merasa kaget atas keberhasilannya mencetak dua gol melalui penalti dan tendangan bebas. Karena menurutnya hal tersebut telah terlatih secara intensif jauh-jauh hari sebelum pertandingan berlangsung. (*)
Editor: Elly Amaliyah





