Jateng

Cagar Budaya Leng Kie Diduga Tak Terawat, Bupati ke-26: Warga Tionghoa di Blora Tak Peka Sejarah

×

Cagar Budaya Leng Kie Diduga Tak Terawat, Bupati ke-26: Warga Tionghoa di Blora Tak Peka Sejarah

Sebarkan artikel ini
Leng Kie
Penasehat Forum Komunikasi Masyarakat Blora (FKMB) sekaligus mantan Bupati Blora, Yudhi Sancoyo (dua dari kiri), saat mengunjungi Leng Kie atau kereta jenazah di kompleks Klenteng Hok Tik Bio Blora. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Keberadaan Leng Kie, atau kereta jenazah warga Tionghoa pada zaman dahulu, di komplek Klenteng Hok Tik Bio Blora ԁiduga tak terawat. Padahal, itu sudah Pemerintah Kabupaten Blora tetapkan sebagai benda bersejarah situs Cagar Budaya.

Keputusan tersebut merujuk pada surat keputusan (SK) Bupati Blora tertanggal 2 Januari 2023 Nomor: 430/041/2023 tentang Penetapan Benda, Struktur dan Situs Cagar Budaya di Kabupaten Blora.

Bupati Blora ke-26, R.M. Yudhi Sancoyo, sangat menyayangkan tak ada kepedulian dari pemerintah. Ia pun menganggap warga Tionghoa di Blora tak peka terhadap sejarah nenek moyang atau leluhurnya.

BACA JUGA: Uniknya Rumah Kuno Bernuansa Klenteng di Blora, Simbol Akulturasi dan Kerukunan Tionghoa-Islam

Yudhi Sancoyo menambahkan, sebagai penasehat Forum Komunikasi Masyarakat Blora (FKMB), beberapa tahun lalu pihaknya dan masyarakat Blora masih bisa mengunjungi cagar budaya itu. Namun, sekarang ia mengaku kesulitan untuk sekadar mengunjugi dan turut serta merawatnya.

Sebagai masyarakat yang peduli akan sejarah, FKMB juga sudah menyurati Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora dan mempertanyakan keberadaan benda purkala yang usianya sudah ratusan tahun tersebut.

“Wong kene duwe Leng Kie kok mlebu tempate gak oleh. Iki rak anioyo? Jawaban Dinporabudpar ini hanya merujuk saja, artinya ԁia tidak menjawab sama sekali apa yang kita minta. Di dalam Undang-Undang Cagar Budaya, pemerintah juga berkewajiban dan bertanggung jawab,” tegas Yudhi Sancoyo, Minggu, 17 Mei 2026.

Leng Kie yang Sangat Bersejarah di Blora

Menurutnya, Leng Kie tersebut sangat bersejarah. Jumlahnya ada 4, dan semuanya berada di kompleks Klenteng Hok Tik Bio. Benda itu telah ԁitetapkan menjadi cagar budaya sejak 2023.

“Leng Kie itu milik keluarga Tionghoa waktu itu. Tujuannya memudahkan membawa jenazah untuk ԁimakamkan. Karena pemakaman Tionghoa jauh; waktu itu kesulitan,” bebernya.