Pendidikan

Calon Mahasiswa Baru Siap-siap, Iuran Masuk Unnes Kini Naik 4 Kali Lipat, Tembus Rp100 Juta!

×

Calon Mahasiswa Baru Siap-siap, Iuran Masuk Unnes Kini Naik 4 Kali Lipat, Tembus Rp100 Juta!

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Sumatera | Mandiri UTBK | Dosen Unnes pelecehan seksual
Universitas Negeri Semarang (Unnes). (Foto: unnes.ac.id)

SEMARANG, beritajateng.tv – Iuran Pengembangan Institusi (IPI) Universitas Negeri Semarang (Unnes) naik secara ugal-ugalan.

Menko sospol Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Unnes, Abdul Rozaq Salis, menjelaskan, kenaikan biaya IPI Unnes mencapai 4 kali lipat dibanding tahun kemarin. Hampir di semua fakultas, IPI kategori 5 mencapai Rp100 juta. Sedangkan khusus Fakultas Kedokteran (FK) mencapai Rp255 juta.

“Ini sudah berlaku, sudah ada SK (Surat Keputusan) dari rektor, maka dari itu temen-teman Unnes menuntut rektor untuk membatalkan dan mengembalikan IPI seperti tahun kemarin,” ujar Abdul kepada beritajateng.tv usai kegiatan.

BACA JUGA: Susul Undip Lakukan ‘Seruan Moral’, Civitas Akademika Unnes: Sebagai Ilmuwan, Kami Mendukung yang Benar

Abdul menuturkan, biaya IPI sebenarnya terbagi menjadi 5 kategori. Kategori 1 yaitu nominal paling rendah dengan nominal Rp0, dan kategori 5 yaitu nominal yang paling mahal.

Yang kemudian dipermasalahkan oleh mahasiswa ialah, kebanyakan kategori 5 di 43 prodi mencapai Rp100 juta. Sementara Prodi Kedokteran bahkan mencapai Rp255 juta.

“Itu akan berlaku untuk calon mahasiswa baru yang nanti masuk di jalur mandiri. Karena di jalur mandiri ada namanya IPI atau infak pengembangan insitusi, di situ nanti mahasiswa baru akan diminta membayar segitu,” sambungnya.

IPI Unnes meroket, ini 6 poin tuntutan unjuk rasa mahasiswa

Kenaikan IPI tersebutlah yang kemudian melatarbelakangi ratusan mahasiswa Unnes melakukan unjuk rasa penolakan, di Gedung Rektorat, Selasa, 7 Mei 2024. Adapun dalam aksinya, mahasiswa Unnes melayangkan 6 poin tuntutan.

Yang pertama, tolak kenaikan biaya IPI Unnes. Lalu, menuntut untuk tidak memberatkan mahasiswa dalam biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT). Kemudian, tolak komersialisasi terhadap mahasiswa sebagai sumber utama pendapatan biaya kampus.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut kebijakan kampus dengan transparansi, akuntabilitas, responbilitas dan berkeadilan. Berikutnya, juga menuntut MWA untuk segera menyelesaikan pembatalan kenaikan tarif IPI.

BACA JUGA: Kisah Alumni UNNES Cicil UKT Saat Masih Kampus Fasilitasi, Tanpa Bunga Sama Sekali!

Tuntutan terakhir, menghentikan represifitas terhadap mahasiswa yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum.

Sayangnya, aksi ratusan mahasiswa Unnes pagi tadi belum membuahkan hasil. Pihak kampus atas perwakilan Wakil Rektor I Prof. Zaenuri enggan menandatangi 6 poin tuntutan mahasiswa.

“Bisa dikatakan rektor tutup telinga dan tutup mata, karena pada aksi tadi rektor tidak mau menemui, bahkan tidak ada di kantor,” tandas Abdul. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp