Ia juga mengungkapkan sejumlah daerah melaporkan kendala karena jadwal pendataan tidak sesuai dengan aktivitas pelaku usaha.
“Pengusaha di Jawa Tengah juga belum tentu ada di tempatnya, sehingga ini yang harus kita komunikasikan dan kita sinergikan. Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap membantu itu,” tutur Gus Yasin.
Pihaknya menuturkan, pendataan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) telah mencapai 100 persen. Namun, Kota Semarang masih menjadi salah satu wilayah yang memerlukan percepatan.
“Saya sudah sampaikan ke Pak Sekda, perusahaan atau kawasan industri yang belum tercapai mana saja, Alhamdulillah dari BPS RI juga menyampaikan bahwa KITB Batang itu sudah 100 persen. Tapi tadi ԁisampaikan masih minim ya di Kota Semarang,” tandas Gus Yasin. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





