Jateng

Capaian Sensus Ekonomi Jateng Tembus 81 Persen, BPS RI: Kendala Survei di Perusahaan Besar dan Apartemen

×

Capaian Sensus Ekonomi Jateng Tembus 81 Persen, BPS RI: Kendala Survei di Perusahaan Besar dan Apartemen

Sebarkan artikel ini
Sensus Ekonomi Jawa Tengah
Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi (kiri), dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (kanan), usai rapat koordinasi Sensus Ekonomi 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 6 Agustus 2026 malam. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Pusat Statistik (BPS) RI mencatat pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah telah mencapai 81 persen dari total target.

Meski demikian, pendataan terhadap pelaku usaha besar baru mendekati 40 persen sehingga masih menjadi fokus percepatan hingga tiga pekan menjelang penutupan sensus.

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, mengatakan capaian tersebut tergolong tinggi mengingat jumlah pelaku usaha di Jawa Tengah mencapai lebih dari 4,5 juta.

“Alhamdulillah di Jawa Tengah sangat baik, sangat lancar. Sudah 81 persen dari total target yang terdata. Delapan puluh satu persen bukan hal yang mudah. Pelaku usahanya berjumlah lebih dari 4,5 juta,” ujar Sonny usai menghadiri usai rapat koordinasi Sensus Ekonomi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 6 Agustus 2026 malam.

Sonny menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah beserta seluruh pemerintah kabupaten/kota yang telah mendukung pelaksanaan pendataan.

Kini, BPS fokus pada pendataan terhadap pelaku usaha besar yang hingga saat ini baru mendekati 40 persen.

“Usaha besar sudah mendekati 40 persen yang terdata. Ini juga capaian yang luar biasa. Tetapi kami ingin semuanya bisa terdata 100 persen karena ini menentukan potret ekonomi Indonesia secara lengkap,” sambung Sonny.

BACA JUGA: Program IQRO Bukan Sensus Ekonomi, Bapenda Semarang: untuk Pemutakhiran Data Bukan Tambah Pajak

Dalam kesempatan itu, Sonny kembali menegaskan bahwa pendataan dalam Sensus Ekonomi tidak berkaitan dengan perpajakan. Adapun BPS menargetkan seluruh pendataan di Jawa Tengah dapat rampung dalam tiga pekan ke depan.

“Sekali lagi kami tekankan bahwa ini tidak ada hubungannya dengan pajak. Tadi juga ada beberapa kabupaten/kota yang perlu percepatan dalam beberapa hari ke depan, kita masih tersisa tiga minggu. Masih cukup, saya rasa, untuk mencapai target 100 persen,” ujarnya.

Sonny mengakui masih terdapat sejumlah kendala selama proses pendataan. Namun menurutnya, penolakan dari masyarakat maupun pelaku usaha tidak terlalu besar.