SEMARANG, beritajateng.tv – Beredar sebuah video yang menarasikan bahwa seluruh warga di suatu wilayah menolak kampanye politik dari pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Video tersebut beredar di platform sosial media YouTube dengan judul sebagai berikut: “NEKAT MASUKI KANDANG ANIES: SELURUH WARGA TOLAK KAMPANYE POLITIK GIBRAN DAN PRABOWO.”
Adapun video dengan klaim warga menolak kampanye Prabowo-Gibran tersebut diunggah oleh akun YouTube bernama Suara Rakyat pada 15 Januari 2024.
Akun tersebut menuliskan bahwa masyarakat di suatu daerah menolak keras kampanye Prabowo-Gibran karena wilayahnya mendukung pasangan calon nomor urut 1 yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN).
Pantauan beritajateng.tv, video tersebut telah mendapat views sebanyak 2,940 dan 18 komentar dari netizen.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Anies Baswedan Berdoa di Tempat Ibadah Buddha Demi Jabatan
Lantas, apakah benar terdapat sebuah penolakan dari warga atas kampanye paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran? Berikut hasil penelusurannya.
Hasil penelusuran video penolakan kampanye Prabowo-Gibran
Setelah menyaksikan keseluruhan video dari laman https://www.youtube.com/@suararakyat5895, klaim yang tampak dalam video adalah pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Gibran yang ditolak oleh masyarakat untuk melaksanakan kampanye politik di daerahnya.
Menurut klaim, masyarakat menolak kampanye Prabowo-Gibran karena wilayah tersebut merupakan wilayah yang secara tegas mendukung pasangan calon nomor 01 Anies-Muhaimin.
Setelah penelusuran lebih lanjut, narasi yang tampak di dalam video tersebut tidak sesuai dengan klaim yang ada pada judul video.
Hal itu karena pengunggah justru membahas mengenai pertanyaan yang Gibran sampaikan kepada Cak Imin mengenai SGIE pada acara debat wakil presiden yang berlangsung pada 22 Desember 2023.
Selain itu, narator juga menyampaikan terkait tanggapan Syaugi Alaydrus selaku Ketua Timnas Pemenangan AMIN untuk Pemilu 2024 seperti yang ia sampaikan pada wawancara dengan detiknews.
Selain itu, terdapat potongan video dalam konten tersebut yang tidak mendukung klaim yang tertera dalam judul maupun thumbnail.
Di dalam video berdurasi 8 menit tersebut pengunggah menggunakan potongan video milik KOMPASTV yang berisikan acara Halal Bihalal dengan Relawan Jokowi yang berlangsung pada 14 Mei 2023.
Dari hasil penelusuran di atas, dapat tersimpulkan bahwa video dengan klaim warga menolak kampanye Prabowo-Gibran adalah tidak benar atau hoaks.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Cak Imin Klaim Ada 16 Juta Petani Gurem, Cuma Punya Tanah Setengah Hektar, Betulkah?
Unggahan tersebut tidak menunjukkan adanya penolakan dari warga terhadap kampanye paslon nomor urut 2. Pengunggah justru menampilkan beberapa momen saat debat cawapres pertama berlangsung.
Selain itu, narator juga menyertakan video tanggapan Syaugi Alaydrus selaku Ketua Timnas Pemenangan AMIN untuk pemilu 2024.
Referensi
https://www.youtube.com/watch?v=8EJ7UGoI9ZU
https://cekfakta.com/focus/15537
https://news.detik.com/pemilu/d-7104845/timnas-amin-sayangkan-pertanyaan-singkatan-dari-gibran-harusnya-dihindari [2]
(*)





