SEMARANG, beritajateng.tv – Suasana pagi di jalur Karangjati–Pringapus, Kabupaten Semarang, tampak berbeda pada Jumat, 25 September 2026. Dua lembar uang pecahan Rp 2.000 yang ԁiulurkan Mulyani (26) kepada sopir angkutan umum (angkot) langganannya mendadak ԁitolak.
Sempat ԁiliputi kebingungan, buruh pabrik konveksi yang berkantor di Jalan Raya Pringapus itu akhirnya tersenyum lebar. Sang sopir tersenyum ramah sambil berkata, “Khusus hari ini gratis, Mbak. Jumat Berkah.”
Sambil bergegas turun dari angkot, Yani, sapaan akrab Mulyani, mengucapkan terima kasih. Selama hampir tiga tahun menggunakan moda transportasi umum untuk berangkat kerja, baru kali ini ia mendapati pengalaman tersebut.
“Inisiatif ini sangat membantu para pekerja pabrik. Khususnya kami yang masih mengandalkan angkutan umum untuk berangkat dan pulang kerja,” ujar Yani kepada awak media.
BACA JUGA: Cara Bikin dan Perpanjang Kartu Trans Semarang Gratis Tarif Rp0 bagi Pelajar dan Mahasiswa
Ia berharap aksi “Jumat Berkah” ini bisa rutin ԁilakukan karena meringankan pengeluaran ongkos harian pekerja.
Aksi sosial ini merupakan bentuk apresiasi para pengemudi angkutan umum trayek Karangjati–Pringapus kepada para buruh pabrik yang selama ini menjadi pelanggan setia mereka.
Melalui koperasi pengusaha angkutan setempat, para sopir sepakat menggratiskan tarif angkot khusus pada Jumat pagi pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.
Dapat Apresiasi Dishub
Inisiatif murni para sopir angkot ini turut menarik perhatian Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Petrus Triyono, yang meninjau langsung pelaksanaan perdana aksi tersebut.
Triyono memberikan apresiasi tinggi, terlebih Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang sendiri tengah merintis program angkutan gratis bagi pekerja pabrik di trayek yang sama sebagai proyek percontohan.
BACA JUGA: Andini Hemat Rp4 Juta, Bank Jateng Fasilitasi Program Balik Rantau Gratis 2026
Meski anggaran resmi dari pemerintah masih dalam tahap penghitungan, Dinas Perhubungan menyatakan dukungannya penuh terhadap aksi solidaritas ini.





