“Sesuai arahan Pak Menteri. Program ini harus menjadi gerakan bersama. Semua pihak harus terlibat agar manfaatnya benar-benar masyarakat rasakan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Wihaji juga memberikan arahan kepada ratusan kader Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kabupaten Pemalang di Balai Desa Bantarbolang.
Dalam arahannya, Wihaji kembali menekankan amanat Presiden bahwa manusia Indonesia harus berkualitas, sehat, dan berdaya saing. Oleh itu, dia meminta kader Posyandu dan TPK untuk tetap semangat dalam mendistribusikan menu MBG untuk kelompok 3B.
“Karena untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita kewenangannya ada di Kementerian Kependudukan, maka dari itu hari ini kita cek di Pemalang untuk memastikan penerima manfaat betul-betul tepat,” ujar Waketum Golkar tersebut.
BACA JUGA: Mohammad Saleh Sampaikan Terima Kasih Usai Raih Doktor Hukum di Wisuda Unissula
Kepala Badan Kependudukan Pembangunan Keluarga Nasional (BKKBN) RI ini juga menyebut percepatan penurunan stunting melalui GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) sebagai prioritas.
“Kami juga meninjau Keluarga Risiko Stunting. Saya diperintah Bapak Presiden untuk turun ke lapangan untuk mengecek dan alhamdulillah, InsyaAllah rata-rata oke,” ungkap Wihaji. (*)
Editor: Farah Nazila





