“Awalnya pakai henna, tapi ternyata cuma bisa satu minggu maksimal dan cepet luntur kalau kena air. Akhirnya kita riset, kita ambil dari e-commerce luar negeri kita beli kita racik,” tuturnya.
Keduanya menemukan buah dari Amerika Selatan bernama buah jagua. Buah tersebut memang secara alami mengeluarkan pigmen yang bisa memberikan kesan tato pada kulit.
Untuk pilihannya sendiri, jagua hanya bisa warna hitam. Sedangkan henna bisa warna lain seperti hijau, merah, dan oren.
“Insyaallah bisa dipakai buat sholat,” imbuhnya.
Selain itu, Bhubo Temporary Tattoo juga menawarkan sistem free hand. Yaitu digambar secara manual, dari proses sketching hingga finishing.
BACA JUGA: Immersive Lawang Sewu, Wahana Edukasi 3D bak Pameran Seni Harga Murah yang Jadi Favorit Wisatawan!
Namun demikian, karena free hand, proses penggambaran membutuhkan waktu yang lebih lama. Oleh karenanya, Bhubo Temporary Tattoo menerapkan sistem reservasi dan terbatas.
“Kalau saat event atau OTS kita membatasi untuk desain yang tkdak terlalu rumit atau besar agar banyak peminat yang nyobain tato ini,” ucapnya. (*)
Editr: Farah Nazila





