Kendati demikian, Adi menekankan jika kritik pemerintah harus proporsional dan objektif. Jangan sampai niat awal sebagai kontrol sosial berubah menjadi menggulingkan kekuasaan.
BACA JUGA: Aksi Indonesia Gelap di Semarang, Pendemo Bawa Poster “Ndasmu” hingga Nyanyi “Prabowo-Gibran Bengis”
Ia mencontohkan, evaluasi Prabowo-Gibran di 100 hari pertama tidak relevan. Menurutnya, masyarakat harus memberikan kesempatan untuk Prabowo-Gibran menunjukkan kinerjanya selama setahun kedepan.
“Kita beri kesempatan dahulu, ini kan masih dalam kurun waktu belum ada 1 tahun, kita lihat jg kinerjanya dahulu, jalankan semua kinerja dgn baik, setelah itu baru pada waktunya kita bisa evaluasi,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





