SEMARANG, beritajateng.tv – Belajar bahasa baru, seperti bahasa Jerman, mempunyai tantangan tersendiri lantaran ia memiliki struktur kalimat serta pelafalan yang berlainan dari bahasa ibu.
Meski demikian, kita tak bisa memungkiri bahwa belajar bahasa asing merupakan hal yang menyenangkan. Apalagi, terdapat banyak cara belajar bahasa Jerman yang mudah dan cepat membikin mahir.
Beberapa cara gampang mempelajari bahasa Jerman itu di antaranya membaca buku, menonton video atau film, maupun mendengar musik.
Belajar bahasa baru tentu memerlukan motivasi serta kepercayaan diri yang besar. Tanpa ini, seseorang bakal kesulitan mencerna kosakata, frasa, dan kalimat-kalimat yang ia pelajari.
Untuk mengatasi kesulitan sewaktu mempelajari bahasa Jerman, hal yang utama ialah membangun rasa percaya diri. Misalnya, mulai dengan mempelajari kosakata, budaya, hingga latihan pengucapan atau pelafalan.
Selasin itu, menggunakan metode kreatif pun dapat membuat kita lebih mudah dan menyenangkan dalam mempelajari bahasa Jerman.
Berikut ini sejumlah cara asyik mempelajari bahasa Jerman yang bisa kita lakukan, bahkan bersama teman.
6 cara asyik belajar bahasa Jerman
1. Menonton video pembelajaran di internet
Carilah beberapa video yang membahas tentang cara mudah belajar bahasa Jerman. Di Internet banyak beredar video-video penunjang yang bisa kita temukan di YouTube maupun media sosial seperti Instagram dan TikTok.
2. Bermain peran lewat percakapan bersama teman
Beranikan diri untuk melakukan permainan peran dengan teman. Metode ini cocok untuk mengasah pelafalan kosakata dan melatih percakapan menggunakan bahasa Jerman.
3. Menonton film berbahasa Jerman
Menonton film berbahasa Jerman akan membantu kita menemukan kosakata baru, melatih pendengar, dan mempelajari ekspresi.
Mulailah dari menonton film bergenre ringan. Misalnya, film kartun berbahasa Jerman. Tontonlah film secara rutin dan berulang agar pendengaran kita terbiasa dengan bahasa asing ini.
BACA JUGA: Ungkap Penyebab Kakinya Tampak Pincang Saat Berjalan, Prabowo: Kejadiannya di Jerman
4. Mendengarkan lagu berbahasa Jerman
Mendengarkan lagu atau musik merupakan metode tepat untuk melatih pendengaran dan menambah kosakata.
Sering-seringlah mendengarkan lagu bahasa Jerman untuk meningkatkan kemampuan bahasa ini.
5. Bermain papan dan kartu berisi kosakata dan frasa bahasa Jerman
Tingkatkan keterampilan bahasa Jerman dengan permainan papan dan kartu. Permainan ini cocok untuk membantu kita menambah pengetahuan kosakata dan frasa.
Buatlah permainan papan dan kartu dengan ide kreatif yang menyenangkan. Ajak teman untuk memilih, menebak, maupun menjawab pertanyaan.
6. Berlatih dengan aplikasi pembelajaran bahasa Jerman
Era teknologi memberikan kemudahan dalam banyak hal, salah satunya untuk belajar bahasa Jerman. Saat ini tersedia banyak aplikasi khusus belajar bahasa Jerman dengan mudah.
Melalui aplikasi, kita dapat menguasai kosakata, frasa, dan membuat kalimat bahasa Jerman kapan saja. Hal ini lantaran aplikasi bisa kita unduh di smartphone dan kita gunakan kapan pun dan di mana pun.
Belajar bahasa Jerman tentu memberikan wawasan dan keterampilan baru dalam berbahasa asing. Terutama, apabila kita berencana kuliah di Jerman, maka kita mesti mempelajari bahasanya sedini mungkin di sekolah maupun rumah.
BACA JUGA: Presiden Republik Federal Jerman Kunjungi Borobudur
Sekolah di Indonesia yang mengajarkan bahasa Jerman
Di Indonesia sendir telah ada sejumlah sekolah yang mengajarkan bahasa Jerman. Salah satunya ada di SMA Dwiwarna (Boarding School).
SMA Dwiwarna (Boarding School) merupakan sekolah yang memiliki program multibahasa, seperti bahasa Inggris, Jepang, dan Jerman.
Bahkan, di sana tersdia program pertukaran siswa internasional, di mana untuk bahasa Jerman terdapat program belajar langsung di negaranya.
Tentunya program tersebut memberikan peluang besar terhadap siswa dalam mempelajari dan memahami bahasa Jerman lebih dalam lagi, hingga akhirnya mahir menggunakan bahasa tersebut.
SMA Dwiwarna (Boarding School) pun memiliki sistem pendidikan internasional. Di sana, siswa tidak hanya dididik untuk cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga berprestasi sesuai minat dan bakatnya. Tak hanya itu, para siswa juga dididik agar memiliki karakter kuat yang berpegang teguh pada agama.
Pasalnya, hal tersebut lantaran SMA Dwiwarna (Boarding School) menggabungkan pendidikan agama dalam kurikulum pendidikan yang mereka terapkan di sekolah.
Oleh karena itu, SMA Dwiwarna (Boarding School) ingin para muridnya tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





