Sejauh ini, sambungnya, kontribusi UKSW bagi Indonesia sudah nyata. Misalnya melalui live laboratory yang ada di beberapa wilayah seperti Lereng Kelimutu dan Soe di Nusa Tenggara Timur (NTT).
BACA JUGA: Menang Dramatis atas Tim Basket USM, UKSW Sukses Pertahankan Gelar Juara Liga Mahasiswa 2025
Live laboratory di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) itu guna melayani dan memperkuat SDM di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan.
Terpilihnya Rektor UKSW menjadi Wakil Ketua 2 Forum Rektor Indonesia menjadi wujud komitmen UKSW ikut berpartisipasi dalam SDGs Nomor 17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.
“Selain itu juga selaras dengan semanagat ASTA CITA nomor 4, yaitu pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan,” tandas Prof. Intiyas. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





