Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Lailatul Izah, menyatakan bahwa pihaknya telah membatasi jumlah pendukung masing-masing paslon untuk mencegah gesekan, namun ketegangan masih saja terjadi.
“Evaluasi berikutnya adalah pengurangan pendukung, memang pendukung kami kurangi karena memang ya itu yang menjadikan dinamis. Ya sudah ada pengurangan, dari 50 menjadi 25, dan ternyata masih [ricuh]. Keamanan, kami bekerja sama dengan pihak kepolisian,” tutur Lailatul Izah. (*)





