BACA JUGA: Blora Jadi Pilot Project Pupuk Organik Rumput Laut oleh KKP RI, Bupati: Membantu Keluh Kesah Petani
Ia menyebut, penebusan pupuk bersubsidi oleh petani pengguna Kartu Tani (BRI) atau Kartu Tani Digital (BSI) tetap berlanjut.
“Sedangkan untuk penebusan pupuk subsidi menggunakan KTP dilakukan proses verifikasi dan validasi oleh tim kecamatan melalui aplikasi e-Verval,” bebernya.
BACA JUGA: Petani Sulit Tebus Pupuk Bersubsidi, Wamentan Berencana Pangkas Aturan
Daftar alokasi pupuk subsidi 2025 di kabupaten/kota Jawa Tengah
Sementara itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah telah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk kabupaten/kota.
Adapun penetapan itu, kata Supriyanto, berdasarkan e-RDKK atau Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok dan rincian alokasi pupuk bersubsidi kabupaten/kota yang tertuang dalam Keputusan Gubernur.
Berikut alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025 di kabupaten/kota se-Jawa Tengah:
1. Cilacap: Urea (38.260 ton), NPK (22.000 ton), Organik (1.000 ton)
2. Banyumas: Urea (18.350 ton), NPK (12.500 ton), Organik (350 ton)
3. Purbalingga: Urea (11.780 ton), NPK (8.000 ton), Organik (250 ton)
4. Banjarnegara: Urea (16.000 ton), NPK (15.000 ton), Organik (150 ton)
5. Kebumen: Urea (22.000 ton), NPK (18.000 ton), Organik (4.646 ton)
6. Purworejo: Urea (13.450 ton), NPK (12.000 ton), NPK Kakao (8,1 ton), Organik (72 ton)
7. Wonosobo: Urea (10.300 ton), NPK (11.000 ton)
8. Magelang: Urea (15.880 ton), NPK (12.000 ton), Organik (150 ton)
9. Boyolali: Urea (22.000 ton), NPK (22.500 ton), Organik (3.250 ton)
10. Klaten: Urea (22.500 ton), NPK (16.250 ton), Organik (600 ton)
BACA JUGA: Petani Sulit Dapat Pupuk di Blora, KPL: Bukan Pupuknya, Tapi Aturannya yang Sulit
11. Sukoharjo: Urea (15.000 ton), NPK (13.000 ton), Organik (500 ton)
12. Wonogiri: Urea (33.000 ton), NPK (30.000 ton), NPK Kakao (131,5 ton), Organik (2.000 ton)
13. Karanganyar: Urea (21.000 ton), NPK (17.500 ton), NPK (3.000 ton)
14. Sragen: Urea (41.000 ton), NPK (36.000 ton), Organik (9.250 ton)





