Karena itulah maka kerjasama dan komunikasi antara pemangku dan pelaksana kebijakan pendidikan bersama orang tua peserta didik dan masyarakat perlu diintensifkan untuk menutup celah-celah berkembangnya potensi kenakalan peserta didik .
Kepada para kepala satpen dan guru dihimbau agar tidak mengendor semangatnya dalam berkontribusi mewujudkan satpen – satpen di Kota Semarang sebagai sekolah ramah anak yang telah dideklarasikan beberapa waktu lalu.
“DPKS mengajak masyarakat kota Semarang, sesuai dengan peran, tugas dan fungsinya tetap terus mengawal agar satpen-satpen mampu mewujudkan diri sebagai sekolah ramah anak sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya. (Ak/El)





