Penanganan sistem drainase menjadi perhatian DPU karena hujan dengan intensitas tinggi berpotensi meningkatkan genangan di sejumlah kawasan. Pemerintah kota berupaya memperkuat kapasitas saluran agar air hujan dapat lebih cepat dialirkan.
Salah satu pekerjaan lain berada di kawasan Jalan Pahlawan. DPU menyiapkan penggantian bagian saluran dengan grill berbahan steel.
Pekerjaan tersebut targetnya selesai sekitar dua bulan. Sistem itu dirancang untuk mengarahkan aliran air dari kawasan Jalan Diponegoro menuju saluran sabuk Sriwijaya.
“Supaya air yang loncat dari Diponegoro itu tidak langsung ke Simpang Lima, tetapi masuk ke saluran sabuknya Sriwijaya,” kata Suwarto.
Pengerjaan di kawasan tersebut membutuhkan koordinasi dengan kepolisian lalu lintas. Pasalnya, aktivitas proyek berpotensi memengaruhi arus kendaraan di ruas jalan yang cukup sibuk.
Proyek Jalan Citarum Tertunda
Di sisi lain, tidak seluruh proyek infrastruktur dapat selesai pada tahun ini. Sejumlah pekerjaan diproyeksikan berlanjut pada 2027 karena mempertimbangkan kondisi lapangan, lalu lintas, serta waktu pelaksanaan.
Beberapa di antaranya pembangunan dan peningkatan jalan di kawasan Tanjung Mas dan Citarum. Sejumlah ruas lainnya juga masih membutuhkan penanganan lanjutan.
Suwarto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena penanganan Jalan Citarum akan terlaksana pada tahun depan.
Menurut dia, ruas tersebut memiliki peran penting sebagai jalur kendaraan menuju kawasan industri dan Bandara Jenderal Ahmad Yani.
“Citarum itu untuk lintasan kendaraan berat. Karena jalan dari arteri, sekarang kendaraan tidak lewat Majapahit, tetapi lewat Citarum langsung ke Pedurungan,” jelasnya.
Kondisi serupa juga menjadi perhatian di wilayah Manyaran. Penanganan jalan berjalan secara bertahap karena ruas tersebut masih menjadi jalur kendaraan dengan tonase besar.
DPU harus mempertimbangkan waktu pengerjaan agar proyek tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang lebih besar. Kondisi tersebut membuat sebagian pekerjaan harus terlaksana secara bertahap. “Kita tetap berupaya untuk melayani masyarakat di jalan ini,” tutur Suwarto. (*)





