Jateng

Dua Hari Tinggalkan Rumah, Perempuan Lansia ini Ditemukan Meninggal Dunia dalam Sumur

×

Dua Hari Tinggalkan Rumah, Perempuan Lansia ini Ditemukan Meninggal Dunia dalam Sumur

Sebarkan artikel ini
jenazah lansia meninggal
Evakuasi jenazah lansia yang ditemukan meninggal dunia dalam sumur di Dusun Banaran, Desa/ Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jumat 14 Maret 2025 (Dok. Humas Res.Semarang)

UNGARAN, beritajateng.tv – Dua hari tak terlihat, seorang perempuan lansia MR (60) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur milik tetangganya.

Peristiwa penemuan jenazah di dalam sumur ini terjadi di lingkungan Dusun Banaran, Desa Bancak, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jumat, 14 Maret 2025 pagi.

Keberadaan jenazah MR ini kali pertama di ketahui oleh tetangganya, Damsiri (45) yang hendak membersihkan sumur yang ada di rumah tetangganya, Sundari (38).

Sebelumnya, Sundari curiga air sumur di rumahnya mendadak mengeluarkan bau tidak sedap. Sehingga pada Jumat pagi meminta Damsiri untuk membersihkan.

Saat akan menuruni sumur sedalam 7 meter tersebut, Damsiri meminta Sundari untuk membantu memberikan penerangan dengan lampu senter.

BACA JUGA: Temui Menteri ESDM, Wakil Ketua DPRD Blora Minta Percepat Legalitas Tambang Minyak Sumur Tua

Keduanya pun terkejut setelah melihat di dalam sumur tersebut ternyata ada jenazah. Dugaannya, jenazah tersebut menjadi penyebab bau tidak enak.

Penemuan ini selanjutnya di laporkan kepada Kepala Desa Bancak. Selanjutnya di teruskan ke Polsek Bringin yang memangku kamtibmas wilayah Kecamatan Bancak.

Kapolsek Bringin, AKP Sudaryono, mengonfirmasi perihal penemuan lansia ini. Menurut Sudaryono, setelah evakuasi, jasad tersebut merupakan jenazah MR warga RT 02/ RW 06 Desa Bancak.

“Sebelumnya lansia ini di ketahui sudah dua hari tidak pulang ke rumahnya dan pihak keluarga juga tidak mengetahui keberadaannya. Walaupun sudah melakukan upaya pencarian,” ungkap Kapolsek.

Berdasarkan pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas Bancak, dr Purbo Rinanto, tidak ada penemuan tanda-tanda kekerasan pada jenazah MR tersebut.

Hasil pemeriksaan juga mengungkap, organ paru-paru lansia ini juga terisi air yang mengindikasikan masih dalam kondisi hidup saat terjatuh ke dalam sumur.

“Diperkirakan lansia ini telah meninggal dunia lebih dari 36 jam sebelum ditemukan, pada Jumat pagi tadi,” tambah Sudaryono, dalam keterangannya.

BACA JUGA: PT Blora Patra Energi Berniat Kembangkan Potensi Sumur Minyak Tua Peninggalan Belanda: Ada 72 Titik

Kapolsek Bringin juga menyampaikan, dengan tidak ada penemuan tanda kekerasan, dugaan sementara lansia ini sengaja menjatuhkan diri ke dalam sumur.

“Hal ini diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menyebutkan bahwa MRN memang mengalami kesulitan keuangan sebelum meninggalkan rumah,” jelasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp